BJB FEBRUARI 2026

Perkuat Standar Jurnalistik, 19 Wartawan Ikut Uji Kompetensi

Perkuat Standar Jurnalistik, 19 Wartawan Ikut Uji Kompetensi

Sekda Kota Serang Nanang Saefudin berfoto bersama wartawan peserta UKW di Hotel Le Semar, Kota Serang, Selasa (10/2). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sebanyak 19 warta­wan dari berbagai media di Provinsi Banten mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Hotel Le Semar, Kota Serang, Selasa (10/2). Kegiatan ini men­­jadi bagian dari upaya mem­perkuat standar profe­sio­nalisme dan kualitas jur­nalistik di daerah.

UKW yang berlangsung se­lama tiga hari tersebut menguji kemampuan peserta sesuai jenjang, mulai dari wartawan muda, madya hingga utama. Materi yang diujikan meliputi pemahaman kode etik jur­na­listik, teknik peliputan, pe­nulisan berita, hingga wawasan kebijakan publik.

Direktur Eksekutif LPDS, Kris­tanto Hartadi menegaskan UKW bukan sekadar formalitas, melainkan proses pengujian menyeluruh terhadap kompe­tensi wartawan. “UKW adalah instrumen untuk memastikan war­tawan bekerja sesuai stan­dar kompetensi dan kode etik jurnalistik. Ini penting agar produk jurnalistik yang dihasil­kan kredibel dan dapat diper­tanggungjawabkan,” ujarnya. 

Menurut dia, peningkatan kompetensi wartawan daerah menjadi kunci menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi digital. “Pers daerah memiliki peran strategis dalam mengawal isu-isu lokal. Karena itu, kom­pe­tensinya harus terus diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin yang hadir dalam pembukaan kegiatan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan UKW tersebut. Ia menilai kompetensi warta­wan sangat menentukan kua­litas informasi yang diterima masyarakat. 

“Kita harus familiar dengan media. Sebagian tugas kita sebagai birokrat akan terinfor­masikan kepada publik melalui rekan-rekan wartawan,” ujarnya. 

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh alergi terhadap kritik. Informasi dari media, kata dia, kerap mem­bantu pemerintah merespons persoalan masyarakat secara cepat. “Kita tidak boleh alergi terhadap kritik. Bahkan sering kali informasi dari wartawan membantu kami untuk segera turun tangan,” tuturnya.

Melalui UKW ini diharapkan wartawan di Banten semakin profesional dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, seka­ligus memperkuat kepercayaan publik terhadap media. (ald)

Sumber: