April, Pemkab Serang Pindahkan RKUD Ke Bank Banten
Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu. (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank Jabar Banten (BJB) ke Bank Banten pada April 2026.
Namun, proses pemindahannya ini akan dilakukan secara bertahap berdasarkan berbagai kajian yang telah dilakukan, karena Bank Banten belum sepenuhnya menyiapkan berbagai persyaratan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, berbagai kajian telah dilakukan hingga akhirnya disepakati RKUD akan dipindahkan dari BJB ke Bank Banten secara bertahap.
Rencananya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Banten akan dilakukan bulan ini, namun pemindahannya akan dilakukan pada April.
"Kita sudah melakukan kajian ya, hasilnya sudah final bahwa Pemkab Serang akan pindahkan RKUD dari BJB ke Bank Banten, bulan ini kita akan PKS dengan pihak Bank Banten. Tapi, pindahnya nanti April mendatang, karena Bank Banten harus menyiapkan rekening, buku tabungan, dan lainnya," katanya, Minggu (25/1).
Zaldi mengatakan, tidak semua jenis keuangan ini akan dipindahkan ke Bank Banten, seperti Payroll dan Siltap pegawai pemerintah desa akan tetap menggunakan BJB.
Karena, melihat dari infrastruktur serta jaringan yang dimiliki Bank Banten masih belum lengkap, sebab ATM milik Bank Banten belum sepenuhnya ada di desa maka tetap menggunakan BJB.
"Bank Banten belum memiliki jaringan ATM yang lengkap, berbeda dengan BJB yang sudah ada di desa-desa. Sehingga, untuk Payroll sebagai pegawai dan Siltap desa masih tetap pakai BJB bukan Bank Banten," ujarnya.
Disinggung kondisi Bank Banten yang kini terlihat belum sehat, kata Zaldi, pihaknya meyakini bahwa Bank Banten bisa memenuhi kebutuhan Pemkab Serang ketika dana diperlukan tanpa adanya kendala.
Terlebih, pemindahan RKUD ini sudah melalui proses kajian yang cukup panjang hingga hasilnya disepakati untuk pindah. Tidak ada kekhawatiran terhadap kerjasama yang akan dilakukannya dengan Bank Banten.
"Tim keuangan kami telah mengkaji dari berbagai aspek, yang hasilnya tidak ada masalah, jadi kami percaya Bank Banten ini sehat, tidak ada risiko ketika Pemkab Serang ingin ambil dananya. Karena, semangat kami ingin mengambangkan bank yang asli dari Banten, maka kita harus mulai mempercayainya," ucapnya. (agm)
Sumber:

