Emak-emak Serbu Bazar Ramadan
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat berbincang dengan anak saat bazar Ramadan di Kampung Gunung Santri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Selasa (3/3). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, BOJONEGARA — Bazar Ramadan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 diserbu ratusan warga Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Mereka yang didominasi kaum emak-emak tersebut mendatangi bazar setelah dibuka oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Kampung Gunung Santri, Selasa (3/3).
Bazar Ramadan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag).
Bupati Zakiyah mengatakan Bazar Ramadan ini merupakan bazar yang kedua yang sebelumnya digelar di Halaman Kantor Kecamatan Jawilan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan atau barang-barang pokok dengan harga yang terjangkau.
"Tadi teman-teman lihat di sekitar kita, ada yang belanja minyak, beras, ikan, cabai dan lain-lainnya itu harganya di bawah pasaran. Ada sembako, dan komoditas yang lain, minyak, cabai, kentang ,ada timun, ayam dan lainnya," katanya kepada wartawan usai membuka bazar Ramadan.
Bazar Ramadan, Zakiyah meyakini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok di rumah masing-masing, khususnya bagi warga Kecamatan Bojonegara.
"Oleh karena itu tadi saya sampaikan senang atau tidak dengan hadirnya bazar Ramadan, ternyata semua animonya bagus. Ini merupakan hal yang baik, dan kedepan tentu akan kita tindaklanjuti lagi di beberapa titik yang lain," katanya.
Zakiyah menyebutkan, untuk bazar Ramadan tahun 2026, Pemkab Serang melalui Diskoumperindag mengadakan di empat tempat, yakni di Kecamatan Jawilan, Bojonegara, Waringinkurung, dan Lebak Wangi.
"Kita ada dua kecamatan lagi akan kita lakukan bazar Ramadan, yang ketiga nanti insya Allah di Lebakwangi atau Waringinkurung. Adapun untuk harga-harga kebutuhan pokok di bazar Ramadan yang di bawah harga pasaran," ungkapnya.
Fauziah, warga Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara mengaku merasa terbantu dengan adanya bazar Ramadan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Terlebih, untuk harga-harganya lebih murah ketimbang di pasaran.
"Kami sangat terbantu, kalau bisa bazar ini lebih sering lumayan warga sangat terbantu," ujarnya.
Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengaku bersyukur atas antusiasnya warga pada bazar Ramadan. Mereka sejak pagi sudah mengantre. Adapun kebutuhan pokok yang disediakan pada bazar Ramadan meliputi beras, minyak, gula, ayam, terigu bawang merah/putih, dan cabai merah.
"Alhamdulillah semua habis. Salah satunya cabai keriting kita sediakan 2 ton habis dengan harga hanya Rp30 ribu perkilogram," ujarnya.
Sedangkan untuk harga kebutuhan pokok yang masih mengalami kenaikan, kata Adang, yakni cabai rawit merah, meski sudah mengalami penurunan, namun masih terbilang tinggi.
"Harga saat ini sudah Rp85 ribu, yang sebelumnya Rp90 ribu perkilogramnya," katanya.
Sumber:

