diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Emak-emak Serbu Bazar Ramadan

Emak-emak Serbu Bazar Ramadan

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat berbincang dengan anak saat bazar Ramadan di Kampung Gunung Santri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Selasa (3/3). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, BOJONEGARA — Bazar Ramadan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 diserbu ratusan warga Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Mereka yang didominasi kaum emak-emak tersebut mendatangi ba­zar setelah dibuka oleh Bu­pati Serang Ratu Rachma­tuzakiyah di Kampung Gunung Santri, Selasa (3/3). 

Bazar Ramadan digelar Peme­rintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Per­dagangan (Diskoum­perindag).

Bupati Zakiyah mengatakan Bazar Ramadan ini merupakan bazar yang kedua yang sebe­lumnya digelar di Halaman Kantor Kecamatan Jawilan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat mem­peroleh kebutuhan atau barang-barang pokok dengan harga yang terjangkau.

"Tadi teman-teman lihat di sekitar kita, ada yang belanja minyak, beras, ikan, cabai dan lain-lainnya itu harganya di bawah pasaran. Ada sembako, dan komoditas yang lain, mi­nyak, cabai, kentang ,ada timun, ayam dan lainnya," katanya kepada wartawan usai mem­buka bazar Ramadan.

Bazar Ramadan, Zakiyah me­yakini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok di rumah masing-masing, khu­susnya bagi warga Kecamatan Bojonegara.

"Oleh karena itu tadi saya sampaikan senang atau tidak dengan hadirnya bazar Rama­dan, ternyata semua animonya bagus. Ini merupakan hal yang baik, dan kedepan tentu akan kita tindaklanjuti lagi di bebe­rapa titik yang lain," katanya.

Zakiyah menyebutkan, untuk bazar Ramadan tahun 2026, Pemkab Serang melalui Dis­koum­perindag mengadakan di empat tempat, yakni di Ke­camatan Jawilan, Bojonegara, Waringinkurung, dan Lebak Wangi.

"Kita ada dua kecamatan lagi akan kita lakukan bazar Rama­dan, yang ketiga nanti insya Allah di Lebakwangi atau Wari­nginkurung. Adapun untuk harga-harga kebutuhan pokok di bazar Ramadan yang di ba­wah harga pasaran," ungkapnya.

Fauziah, warga Desa Mar­gagiri, Kecamatan Bojonegara mengaku merasa terbantu dengan adanya bazar Ramadan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Terlebih, untuk harga-harganya lebih murah ketimbang di pasaran.

"Kami sangat terbantu, kalau bisa bazar ini lebih sering lu­mayan warga sangat terbantu," ujarnya.

Kepala Diskoumperindag Ka­bu­paten Serang, Adang Rahmat mengaku bersyukur atas antusiasnya warga pada bazar Ramadan. Mereka sejak pagi sudah mengantre. Adapun kebutuhan pokok yang dise­diakan pada bazar Ramadan meliputi beras, minyak, gula, ayam, terigu bawang merah/putih, dan cabai merah.

"Alhamdulillah semua habis. Salah satunya cabai keriting kita sediakan 2 ton habis dengan harga hanya Rp30 ribu per­kilogram," ujarnya.

Sedangkan untuk harga ke­butuhan pokok yang masih mengalami kenaikan, kata Adang, yakni cabai rawit merah, meski sudah mengalami penu­runan, namun masih terbilang tinggi.

"Harga saat ini sudah Rp85 ribu, yang sebelumnya Rp90 ribu perkilogramnya," katanya. 

Sumber: