Selama Ramadan, PMI Tetap Buka Pelayanan Donor Darah
Kepala Bagian Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel, dokter Joni.-Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Meskipun datangnya bulan Ramadan 2026 Palang Merah Indonesia (PMI), Kota Tangerang Selatan tetap membuka pelayanan bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya. Pelayanan ini dijadwalkan seperti pada umumnya yaitu pagi, mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.
Kepala Bagian Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Joni mengatakan bahwa pelayanan selama bulan Ramadan ini berjalan seperti biasa dikarenakannya persediaan yang tersedia sudah cukup. Ia juga mengatakan bahwa belum adanya program selama bulan Ramadan ini akan tetapi, kondisi yang menentukan adanya program tambahan untuk donor pengganti.
”Program belum ada, karena stok kita ini sudah cukup untuk satu bulan kedepan, jadi program belum ada, tapi situasional, kalau seandainya donor darah yang kita stok keluar banyak biasanya kita mengadakan donor pengganti,” ujarnya saat diwawancarai TANGERANGEKSPRES.ID pada Kamis (19/2).
Menurut Joni, bahwasanya bagi masyarakat yang ingin mendonorkan itu tidak diperlukannya waktu pagi, siang, sore maupun malam hari. Namun, hal yang perlu diperhatikan yaitu dengan terpenuhinya syarat-syarat agar bisa mendonorkan darahnya.
”Jadi donor itu tidak perlu jam berapanya, yang penting syarat-syaratnya terpenuhi. Jadi disini juga kan dari pagi sampe malam,” ucapnya.
Joni juga menegaskan, bahwasanya pihak Palang Merah Indonesia (PMI) telah menghimbau kepada masyarakat melalui media sosial PMI agar masyarakat mengetahui informasi yang telah dilayangkan.
”Himbauan kepada masyarakat juga kita sudah melalui medsos kita,” tutupnya.
Di tempat yang sama. Fajar selaku Humas PMI Tangsel menguatkat pendapat Joni. Ia mengungkapka bahwa antara tahun baru dan bulan Ramadan PMI sudah menyiapkan jadwal sejak bulan Januari lalu, sehingga semua agenda yang akan datang sudah terstruktur dengan rapih.
”Jadi tahun baru dan bulan puasa itu kondisi yang sudah kita siapkan, jadi untuk tahun baru dan bulan puasa kita sudah mapping sejak Januari, jadi kebutuhan pokok kita kedepannya cenderung relatif aman,” ungkapnya. (mg-9)
Sumber:
