SDN Solear III Ajak Siswa Jalankan Puasa Penuh Selama Ramadan
IBADAH: SDN Solear III mengajak siswa untuk melakukan ibadah puasa dengan khusuk.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Solear III, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, mengajak seluruh siswa untuk menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan suci Ramadan. Ajakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa, sekaligus melatih mereka agar terbiasa menjalankan ibadah puasa sejak dini.
Kepala SDN Solear III Neneng Sumasiah mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada para siswa. Menurutnya, pembiasaan berpuasa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan kesabaran pada anak.
”Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mendidik dan membiasakan anak-anak dalam menjalankan ibadah. Kami mengajak seluruh siswa SDN Solear III untuk berusaha menjalankan puasa sebulan penuh sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujar Neneng Sumasiah kepada Tangerang Ekspres, Selasa (10/2).
Ia menjelaskan, pihak sekolah terus memberikan motivasi dan pemahaman kepada siswa tentang makna puasa, bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.
” Kami selalu mengingatkan kepada siswa bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih diri untuk berperilaku baik, berkata jujur, serta menghormati teman dan guru,” jelasnya.
Neneng menambahkan, pihak sekolah juga bekerja sama dengan para orang tua agar pembiasaan berpuasa dapat berjalan dengan baik di rumah. Dukungan orang tua dinilai sangat penting agar siswa merasa termotivasi dan tidak mudah menyerah saat menjalankan ibadah puasa.
” Kami berharap ada sinergi antara sekolah dan orang tua. Dengan dukungan dari rumah, anak-anak akan lebih semangat dan termotivasi untuk menyelesaikan puasa Ramadan hingga akhir,” katanya.
Selain itu, SDN Solear III juga menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa berpuasa sejak usia sekolah dasar merupakan bentuk latihan agar kelak mereka terbiasa menjalankan kewajiban agama dengan penuh kesadaran.
”Melalui pembiasaan ini, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak baik, ” tutur Neneng.
Ia berharap, semangat Ramadan yang ditanamkan di lingkungan sekolah dapat terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari siswa, tidak hanya selama bulan puasa, tetapi juga setelah Ramadan berakhir.
”Mudah-mudahan apa yang kami tanamkan selama Ramadan ini bisa menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab,” tutupnya.(ran)
Sumber:
