Pergeseran Tanah Lima Rumah Terancam Ambruk
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang Pos Damkar Tigaraksa melakukan pendataan di lokasi pergerakan tanah di Kampung Cipayaeun, Desa Tegalsari.--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Lima rumah yang berada di di Kampung Cipayaeun RT 011/003, Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami keretakan serius pada dinding dan lantai hingga dalam kondisi nyaris roboh, akibat pergeseran tanah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, laporan kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) petugas pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pendataan dampak. Di mana, pergeseran tanah menyebabkan lantai rumah warga amblas dan retakan tanah mencapai lebar sekitar 50 hingga 60 sentimeter.
"Sebanyak lima rumah mengalami retak dan amblas pada bagian lantainya, kondisinya cukup membahayakan dan nyaris roboh," katanya, Minggu (25/1).
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian juga dipastikan tidak terdapat aktivitas gempa bumi. Kata Taufik, BPBD sudah berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan setempat untuk langkah penanganan awal guna mengantisipasi risiko lanjutan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
"Petugas langsung berkoordinasi dengan unsur setempat untuk penanganan awal dan pengamanan lokasi. Saat ini warga diminta tetap waspada," katanya.
Sejumlah warga terdampak memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan. Salah satu warga mengaku khawatir rumahnya ambruk jika hujan kembali turun. "Kami mengungsi ke rumah saudara karena takut rumahnya ambruk, apalagi kalau hujan," kata Nining salah seorang warga terdampak.
Sementara, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan bahwa asesmen lanjutan terhadap pergeseran tanah tersebut akan dilakukan oleh BPBD setelah penanganan bencana banjir di wilayah lain selesai dilakukan.
"Saat ini kami masih fokus pada penanganan banjir. Untuk pergeseran tanah, BPBD akan melakukan asesmen lanjutan setelahnya guna memastikan langkah penanganan selanjutnya," katanya. (sep)
Sumber:

