Ribuan Pelajar Ikuti Khataman Al-Qur’an
Ribuan siswa mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Serang mengikuti kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.
Kegiatan tersebut dipusatkan di SMP Negeri 10 Kota Serang, sementara sejumlah sekolah lainnya mengikuti secara daring melalui zoom meeting.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan, kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Kota Serang Mengaji yang digagas Pemerintah Kota Serang.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada para peserta didik sebagai bagian dari pembentukan karakter di lingkungan sekolah.
“Pelaksanaan khatmil Qur’an dilakukan di seluruh satuan pendidikan di Kota Serang, mulai dari SMP, SD hingga TK. Kegiatan ini juga diikuti oleh kantor pelayanan di Dinas Pendidikan, termasuk UPT dan SKP,” ujar Nuri.
Menurutnya, melalui program tersebut pihaknya mendorong seluruh sekolah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa.
Pemkot Serang juga menargetkan seluruh siswa kelas 6 SD sudah mampu membaca Al-Qur’an sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Selain itu, sekitar 7.000 siswa kelas 9 SMP di Kota Serang juga diharapkan sudah bisa membaca Al-Qur’an saat mereka menyelesaikan pendidikan di tingkat tersebut.
“Targetnya pada Juli nanti seluruh siswa kelas 9 sudah mampu membaca Al-Qur’an,” katanya.
Nuri mengungkapkan, saat ini jumlah siswa kelas 9 yang belum dapat membaca Al-Qur’an terus berkurang. Dari sebelumnya sekitar 1.800 siswa, kini tersisa sekitar 330 siswa yang masih membutuhkan pendampingan.
Ia optimistis jumlah tersebut akan terus menurun seiring pembinaan yang dilakukan oleh pihak sekolah. “Insya Allah pada Juli nanti seluruhnya sudah bisa membaca Al-Qur’an,” ucapnya.
Program Kota Serang Mengaji, lanjut Nuri, akan terus dijalankan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat identitas Kota Serang sebagai Kota Santri.
Sementara itu, Kepala SMPN 10 Kota Serang Uan Purwani mengatakan, di sekolahnya kini hanya tersisa tiga siswa kelas 9 yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya sebanyak 12 siswa.
Menurutnya, pihak sekolah memberikan bimbingan khusus bagi siswa yang masih mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an melalui pendampingan setelah kegiatan belajar mengajar selesai.
Sumber:

