BJB FEBRUARI 2026

Budi-Agis Resmikan Royal Baroe Di Setahun Kepemimpinan

Budi-Agis Resmikan Royal Baroe Di Setahun Kepemimpinan

Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali kota Serang Nur Agis Aulia saat meresmikan kawasan Royal Baroe, Jumat (20/2). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wali Kota Serang Budi Rustandi meresmikan kawasan Royal Baroe, Jumat (20/2), bertepatan dengan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia. Peresmian tersebut menjadi momentum refleksi kinerja sekaligus penegasan arah pembangunan Kota Serang ke depan.

Budi menyatakan, peresmian Royal Baroe merupakan ba­gian dari upaya mendorong percepatan pembangunan agar Kota Serang semakin layak sebagai ibu kota Provinsi Banten. Ia menyebut satu tahun pertama masa jabatan difokuskan pada peletakan fondasi pembangunan seba­gaimana tertuang dalam RPJMD Kota Serang 2025–2029.

“Kami ingin mewujudkan Kota Serang sebagai kota mada­ni; maju kotanya, baha­gia dan sejahtera warganya,” ujarnya. 

Ia mengakui, tantangan ter­be­sar yang dihadapi pe­merintah daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat. Menurutnya, transformasi konsep pem­ba­ngunan membutuhkan ko­mitmen, konsistensi, serta keberanian dalam mengambil kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.

Budi menegaskan, sejak awal kepemimpinan, dirinya bersa­ma wakil wali kota berkomit­men mengutamakan kepen­tingan masyarakat luas di atas kepentingan kelompok ter­tentu. Setiap kebijakan, kata dia, harus mempertimbangkan dampak menyeluruh, terma­suk dalam penanganan per­soal­an banjir dan masalah perkotaan lainnya.

Ia mencontohkan pemba­ngunan Royal Baroe yang di­nilai memberi dampak po­sitif terhadap pereko­nomian. Berdasarkan data evaluasi pemerintah, angka kemiskinan disebut menurun, Indeks Pem­bangunan Manusia me­ningkat, dan tingkat pengang­guran berangsur turun dalam satu tahun terakhir.

“Ini baru langkah awal. Jika kerja keras ini terus diting­katkan, kami optimistis per­ubahan yang dirasakan ma­syarakat akan semakin besar,” katanya.

Tokoh masyarakat Kota Serang, Embay Mulya Syarief, me­ngapresiasi capaian ter­sebut. Ia menilai, dalam se­tahun terakhir terlihat se­mangat kuat dari kepala daerah dan jajaran pemerintah untuk menata kota agar lebih tertib dan representatif.

Menurut Embay, Royal Baroe kini menjadi perhatian publik dan mulai menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah. Kondisi itu dinilai berdampak pada citra kota dan membuka peluang pertumbuhan eko­nomi, termasuk bagi pelaku usaha di sekitar kawasan. 

"Hal ini tentu berdampak positif terhadap citra Kota Serang. Jika daya tarik kota semakin kuat, maka potensi kedatangan wisatawan juga meningkat," ujarnya.

Ia berharap kawasan yang telah ditata tersebut dapat terus dijaga dan dikembangkan sehingga benar-benar men­dukung terwujudnya Kota Serang sebagai ibu kota pro­vinsi yang sesungguhnya. "Termasuk para pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut agar ikut tumbuh bersama," tutupnya. (ald)

Sumber: