BJB FEBRUARI 2026

Pengumuman Cabor Saat Launching Porprov VII Banten 2026

Pengumuman Cabor Saat Launching Porprov VII Banten 2026

Wali Kota Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, Ketua KONI Banten Agus Rasyid, Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo di sela pelantikan, di Interamark, Serpong, Jumat (20/2). (Miladi Ahmad Cemol/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Waktu pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 tinggal menghitung bulan. Namun hingga kini, jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan belum juga diumumkan.

Jumlah cabor belum diumumkan tentu menjadi permasalahan sendiri bagi pengurus KONI kabupaten/kota se-Provinsi Banten, pasalnya mereka akan berpacu dengan waktu untuk mempersiapkan atlet maupun anggarannya.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, terkait jumlah cabor yang dipertandingkan ia menyebut akan diumumkan saat launching resmi Porprov Banten yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Insya Allah setelah lebaran kita launching. Kemarin kita menunggu pelantikan KONI Banten dan KONI Tangsel agar timnya paripurna. Supaya kabupaten/kota lain juga siap menghadapi Porprov,” ujarnya seusai pelantikan pengurus KONI Kota Tangsel periode 2025-2029 di Hotel Swiss-Belhotel BSD, Serpong, Jumat (20/2).

Pilar menambahkan, tahun ini pihaknya memberikan hibah kepada KONI Kota Tangsel sebeaar Rp50 miliar. Dana Rp50 miliar tersebut mencakup kebutuhan Porprov dan hibah rutin KONI.

“Dari pengajuan Rp100 miliar, setelah koreksi menjadi Rp50 miliar untuk seluruh penyelenggaraan dan hibah tahunan KONI. Nanti pembagiannya akan diatur Dispora, apakah Rp35 miliar untuk Porprov dan Rp15 miliar untuk hibah, atau bagaimana, akan segera dirapatkan,” tambahnya.

Pilar mengaku, kebutuhan riil penyelenggaraan cukup besar, namun harus disesuaikan dengan kondisi anggaran. “Kita efisiensikan. Mana yang penting kita laksanakan, yang tidak penting tidak usah. Dengan anggaran seperti itu kita maksimalkan dulu,” jelasnya.

Menurutnya, untuk dukungan dari KONI Provinsi Banten tidak ada skema hibah ke Kota Tangsel. Pemerintah provinsi akan menganggarkan dan mengelola sendiri kebutuhan untuk steering committee (SC).

Pilar juga memastikan kesiapan venue dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk swasta, institusi pendidikan, TNI, dan Polri.

“Antusiasnya besar sekali, sampai rebutan menawarkan lahan. Ini ajang kita bersama. Dengan keterbatasan APBD, kalau ada yang mau bantu atau sewakan fasilitas, kita maksimalkan,” ungkapnya.

Sebagian besar cabor akan digelar di Kota Tangsel. Namun, untuk cabang motorcross direncanakan berlangsung di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, karena membutuhkan lintasan khusus yang tidak tersedia di Kota Tangsel. 

Selain itu, aeromodeling juga berpotensi digelar di lokasi yang memiliki kondisi angin sesuai hasil survei teknis.

“Sisanya tetap di Tangsel. Ini soal bentang alam saja, karena motorcross butuh tempat yang sesuai dan di Tangsel sudah tidak ada lahannya,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Mahludin telah resmi dilantik, hasil Musyawarah Daerah (Musda) tahun lalu.

Sumber: