BJB FEBRUARI 2026

Puskesmas Gencarkan Pemberian Obat Cacing

Puskesmas Gencarkan Pemberian Obat Cacing

OBAT CACING: Puskesmas Kedaung Barat melaksanakan program POC di TK, SD, dan Posyandu untuk mencegah stunting dan meningkatkan prestasi belajar anak.-Puskesmas Kedaung Barat-

TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN TIMUR — Puskesmas Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, terus berkomitmen menjaga kesehatan generasi muda melalui program rutin Pemberian Obat Cacing (POC).

Sepanjang pekan ini, tim kesehatan menyisir sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat.

Kepala Puskesmas Kedaung Barat dr. Salwah menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk membebaskan anak-anak Indonesia dari infeksi cacingan yang dapat menghambat tumbuh kembang.

Penyakit kecacingan sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat serius bagi kualitas hidup anak. Infeksi cacing yang tidak tertangani dapat menyebabkan anemia (kurang darah), penurunan daya tahan tubuh sehingga anak mudah terserang penyakit, dan gangguan nutrisi yang dalam jangka panjang menjadi salah satu faktor pemicu stunting.

”Anak-anak usia sekolah sangat rentan terkena infeksi cacing karena aktivitas fisik mereka yang tinggi di luar ruangan. Dengan pemberian obat cacing rutin setiap enam bulan sekali, kita memastikan nutrisi yang mereka makan benar-benar terserap oleh tubuh, bukan oleh parasit,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu, 22 Februari 2026.

Tak hanya sekadar membagikan obat, Puskesmas Kedaung Barat juga menggelar penyuluhan kesehatan dan aksi minum obat bersama.

Petugas medis memberikan edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah preventif.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru dan orang tua siswa. Seluruh prosedur pemberian obat dilakukan di bawah pengawasan ketat tenaga medis untuk memastikan dosis yang diberikan tepat sesuai usia anak.

Melalui langkah masif ini, pihak Puskesmas Kedaung Barat berharap angka prevalensi kecacingan di wilayahnya dapat ditekan hingga nol persen.

Dengan kondisi fisik yang sehat dan bebas parasit, konsentrasi belajar anak diharapkan meningkat sehingga prestasi akademik pun lebih optimal. (zky)

Sumber: