Jangkauan MBG di Gunung Kaler Meluas
PERESMIAN: Dapur SPPG Onyam resmi dibuka di Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Senin (30/3).-Kecamatan Gunung Kaler-
TANGERANGEKSPRES.ID, GUNUNG KALER — Upaya percepatan penurunan angka stunting dan malnutrisi di Kecamatan GUNUNG KALER, Kabupaten Tangerang, terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Onyam di Kampung Sambidoyong, Desa Onyam, Senin (30/3).
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) H. Subhan menyampaikan apresiasi mendalam atas bertambahnya titik distribusi pangan bergizi di wilayahnya. Dengan dibukanya dapur SPPG Onyam, tambahnya, kini tercatat ada 7 titik SPPG yang beroperasi di Gunung Kaler dari sebelumnya yang hanya berjumlah 6 titik.
”Kami sangat bersyukur dengan kehadiran dapur SPPG Onyam ini. Artinya, akses masyarakat terhadap gizi yang layak semakin dekat dan luas,” ujar H. Subhan.
Penambahan fasilitas ini akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menyasar kelompok rentan, mulai dari ibu hamil untuk mencegah stunting sejak dalam kandungan, hingga anak-anak sekolah guna mendukung kecerdasan dan pertumbuhan fisik mereka.
H. Subhan menegaskan, tujuan utama dari masifnya pembangunan dapur SPPG ini adalah untuk mengikis permasalahan malnutrisi yang masih menjadi tantangan serius, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain fokus pada kesehatan, keberadaan dapur SPPG Onyam ini juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi. Operasional dapur ini mampu menyerap tenaga kerja lokal.
”Di luar urusan gizi, adanya dapur MBG ini juga membuka lapangan kerja bagi puluhan masyarakat di sekitar sini. Ini adalah sinergi yang luar biasa antara kesehatan dan kesejahteraan ekonomi,” tambah Sekcam.
Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat penyediaan makanan sehat yang higienis dan terstandarisasi bagi masyarakat Desa Onyam dan sekitarnya. Dengan bertambahnya infrastruktur gizi di Kabupaten Tangerang, diharapkan target Indonesia Emas yang bebas stunting dapat segera terealisasi dimulai dari tingkat kecamatan. (zky)
Sumber:

