BJB FEBRUARI 2026

Karang Taruna Tambal Jalan Sindir Pemkab

Karang Taruna Tambal Jalan Sindir Pemkab

TAMBAL JALAN: Karang Taruna Kecamatan Kresek melakukan penambalan jalan darurat di Desa Talok melalui program K-Peduli.-Karang Taruna Kresek-

TANGERANGEKSPRES.ID, KRESEK — Lantaran tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, Karang Taruna Kecamatan Kresek melakukan aksi tambal jalan di ruas Jalan Desa Talok. Aksi Karang Taruna ini sebagai protes atas kondisi jalan yang sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Kresek Fariz Agustiadi menuturkan, kerusakan jalan yang membelah badan jalan tersebut dinilai sangat fatal. Jika dibiarkan, lubang-lubang tersebut berpotensi besar menyebabkan kecelakaan bagi warga yang melintas, terutama di malam hari. Terlebih lagi, jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi bagi warga sekitar.

”Jalan ini akses sangat vital karena menjadi jalan alternatif utama warga menuju Jalan Raya Kresek dan Jalan Raya Gandaria. Kami tidak ingin ada lagi korban jatuh akibat lubang ini,” ujar Fariz melalui keterangannya, Senin (30/3).

Aksi nyata ini merupakan bagian dari program K-Peduli, sebuah inisiatif swadaya dari Karang Taruna untuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak di wilayah Kecamatan Kresek secara mandiri. Setelah menuntaskan perbaikan di Desa Talok, Fariz mengungkapkan, timnya tidak akan berhenti di satu titik. Sasaran berikutnya adalah akses jalan di Kampung Pasir Maja hingga Kampung Pintu, Desa Renged, Kecamatan Kresek.

Meski dilakukan secara swadaya, Fariz berharap langkah ini menjadi teguran halus sekaligus pengingat bagi pemerintah daerah untuk segera turun tangan. Karang Taruna Kecamatan Kresek mendesak pemerintah terkait agar segera menganggarkan perbaikan jalan secara permanen. Selain pengaspalan ulang, ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) juga menjadi sorotan.

”Kami sangat berharap pemerintah segera menganggarkan perbaikan jalan dan penerangan di Desa Talok dan wilayah Kresek secara menyeluruh. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” pungkas Fariz. (zky)

Sumber: