Zakiyah Minta Pejabat Kurangi Botol Plastik
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin apel pagi bersama seluruh pejabat Pemkab Serang di lapangan Pendopo Bupati Serang, Senin (30/3). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta pejabat Pemkab Serang untuk bisa mengurangi penggunaan botol plastik dan dapat beralih ke penggunaan tumbler sebagai wadah minuman.
Hal itu dilakukan karena adanya surat edaran nomor 6 tahun 2026 terkait pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri yang ditindaklanjuti dengan membuat Surat Edaran Bupati Serang yang sudah diedarkan ke seluruh OPD.
Adapun penerapan sanksinya masih belum diberlakukan, masih dalam tahap uji coba dan pengkajiannya terlebih dahulu.
”Di apel pagi saya sudah sampaikan sesuai arahan dari Bapak Presiden, mengenai adanya surat edaran nomor 6 tahun 2026, dan sudah juga kita sampaikan surat edaran bupatinya. Namun, untuk punishment atau sanksi masih dikaji dulu belum dapat diterapkan,” katanya usai apel pagi di lapangan Pendopo Bupati Serang, Senin (30/3).
Kata Zakiyah, dalam surat edaran tersebut diketahui bahwa agar jangan ada lagi penggunaan botol plastik di lingkungan Pemkab Serang. Semua pejabat diwajibkan untuk menggunakan tumbler air minum dan sejenisnya.
Hal itu dilakukan dalam rangka menata lingkungan agar selalu bersih, serta menghindari terjadinya tumpukan-tumpukan sampah plastik yang sulit untuk didaur ulang.
”Mungkin di antara beberapa OPD masih menggunakan apa namanya wadah yang sekali pakai akan menimbulkan tumpukan-tumpukan sampah plastik. Maka saya sampaikan untuk meminimalisir penggunaannya, dalam rangka juga kita menghindari penggunaan plastik yang susah terurai,” ujarnya.
Belum ada sanksi yang akan diberikan. Kata Zakiyah, masih dalam kajian karena aturan ini masih uji coba terlebih dahulu yang diharapkan semuanya dapat mengikuti aturan ini.
”Nanti kita akan kaji lagi apakah mau kita berikan sanksi atau seperti apa yang pasti kita jalankan dulu saja,” ucapnya.
Selain itu, Zakiyah menekankan kepada seluruh ASN Pemkab Serang untuk kembali fokus dalam bekerja melaksanakan pelayanan ke masyarakat setelah menikmati libur panjang lebaran.
”Saya sampaikan pokoknya fitrah itu tidak hanya kembali fitrah saja, tapi juga fitrah itu kita jadikan juga dalam bentuk kinerja yang lebih jujur, berdisiplin, dan tentu memberikan loyalitas yang tinggi kepada masyarakat khususnya,” tuturnya.
Zakiyah mengaku, semua ASN Pemkab Serang ada di posisinya masing-masing tidak ada yang bolos kerja, karena berdasarkan informasi yang diterimanya kemungkinan sudah 100 persen semua masuk kerja.
”Kita masuk kerja sudah dari Kamis kemarin, dan sampai sekarang sudah 100 persen, semua masuk tanpa ada yang bolos, kalaupun ada tentu akan ada sanksi yang kita berikan,” ujarnya. (agm)
Sumber:

