BJB FEBRUARI 2026

Wabup Amir Hamzah Minta SPPG Ikuti Aturan

Wabup Amir Hamzah Minta SPPG Ikuti Aturan

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah memimpin rakor bersama Kepala dapur SPPG se-Lebak di Aula Multatuli Setda Kabupaten Lebak, Rabu (11/3). (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati (Wabup) Lebak, Amir Hamzah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Satuan Tugas Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Multatuli Setda Lebak, Rabu (11/3). 

Rakor tersebut dilaksanakan guna mengevaluasi pelaksanaan program serta memperkuat koor­dinasi antarunsur yang terlibat, khususnya antara Satuan Pela­yanan Pemenuhan Gizi (SPPG) de­ngan Koordinator Wilayah (Korwil). 

Dalam arahannya, Amir me­nyam­paikan, pelaksanaan program MBG saat ini masih dalam proses penyesuaian sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi yang intensif antarpihak terkait, agar tidak terjadi miskomunikasi di lapangan. 

"Kita semua sedang berproses. Program ini juga sedang berproses, sehingga diperlukan koordinasi yang baik antara SPPG, Satgas, Korwil, dan Korcab agar setiap keputusan dan kebijakan dapat dipahami bersama," katanya. 

Amir yang juga sebagai Ketua Satgas Program MBG di Lebak ini menekankan pentingnya kesa­maan persepsi dalam mema­hami petunjuk teknis yang dikeluarkan, sehingga pelaksanaan program di lapangan tidak menimbulkan perbedaan penafsiran. 

"Saya minta SPPG untuk meng­ikuti aturan yang telah ditetapkan dan tidak bergantung pada pihak lain dalam pengambilan kepu­tusan. Serta diperlukan satu pihak yang secara aktif melakukan koordinasi dengan pusat agar setiap kebijakan dapat tersam­paikan dengan jelas," ujarnya. 

Sementara itu, Korwil SPPG Lebak, Asep Royani menyampaikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lebak terus berjalan dan sudah terdapat 149 SPPG yang beroperasi. 

la juga mendorong agar setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), mela­kukan pengujian sampel makanan, memastikan kehalalan makanan, serta memperhatikan kualitas air yang digunakan. 

Standar tersebut penting untuk memastikan ma­kanan yang di­salurkan kepada penerima manfaat tidak hanya bergizi, tetapi juga aman, higienis, dan sesuai dengan standar kesehatan. 

"Kami harap rakor ini dapat memperkuat sinergi serta memastikan pelaksanaan program MBG di Lebak berjalan sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat yang optimal bagi masya­rakat," ucapnya. (fad)

Sumber: