Puting Beliung Terjang Kelapa Dua, Stadion Indomilk Arena Rusak Parah
COMPANG-CAMPING: Atap Stadion Indomilk Arena rusak parah akibat terjangan puting beliung yang melanda Kecamatan Kelapa Dua, kemarin sore. Efek kerusakan membuat laga Persita Tangerang akan mengalami perubahan venue.(Dok. LOC Persita)--
TANGERANGEKSPRES.ID, KELAPA DUA — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB memicu terjadinya angin puting beliung di Kecamatan Kelapa Dua. Akibat peristiwa tersebut Stadion Indomilk Arena yang ada di kawasan Sport Center Kelapa Dua rusak parah dan mengakibatkan beberapa pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan dan menimpa, beberapa mobil dan motor.
Angin puting beliung sendiri dilaporkan awal terjadi di wilayah yang berbatasan dengan Kelurahan Binong, Kecamatan Curug pada pukul 16.00 WIB.
Dari arah angin ini membuat beberapa pohon tumbang di sekitar Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dan RSU Siloam Lippo Village. Pohon tumbang dilaporkan mengenai 3 mobil dan menimpa motor yang melintas sehingga mengakibatkan pengendara motor mengalami patah tulang kaki.
Setelah itu angin bergerak cepat melewati Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua. Disini angin puting beliung menghantam pohon dan membuat rusak beberapa rumah karena terjangan angin dan pohon tumbang.
Dari laporan yang diterima Posko Pemadam Kebakaran Kelapa Dua BPBD Kabupaten Tangerang ada 4 laporan yang masuk ke posko dan ditindak lanjuti dengan pengiriman pasukan ke lokasi kejadian.
"Ada empat laporan yang masuk ke kami semuanya di perumahan Dasana Indah, selain rumah diterjang angin penanganannya juga adalah pohon tumbang. Pohon besar yang menghalangi jalan dan kita evakuasi," ucap Komanda Posko Kelapa Dua Azhari Almahi.
Lebih jauh dikemukakan Azhari, dari laporan yang masuk hingga pukul 21.00 WIB ada sekitar 8 laporan yang masuk ke pihaknya. Namun karena minim peralatan gergaji listri membuat mereka menangani yang butuh penanganan prioritas.
"Baru besok (hari ini, red) kita dapat bantuan dari DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, red) untuk menangani laporan yang ada," ucap Azhari.
Setelah melalui perumahan Dasana Indah, angin puting beliung langsung mengarah ke Stadion Indomilk Arena dan membuat homebase Persita Tangerang luluh lantak. Atap tribun barat rusak parah, atap yang terbuat dari membran tersebut compang camping diterjang angin kencang.
Selain itu angin kencang juga merusak tunel entry pemain di bawah tribun barat dan plafon ruangan transit tamu VVIP.
"Angin kencang cukup singkat tapi itu membuat kerusakan parah, untung tidak ada korban karena angin puting beliung ini," ujar Abdul, securiti Stadion Indomilk Arena.
Setelah menghantam stadion, angin puting beliung mengarah ke RS Mentari dan SMKN 7 yang membuat atap kedua gedung mengalami kerusakan. Setelah itu angin pun menghilang cepat.
Azhari menyatakan sejauh ini pihaknya masih belum menerima laporan lain dari masyarakat yang terdampak angin puting beliung. Pihaknya masih menunggu laporan yang masuk untuk dapat ditangani langsung.
Sementara itu hal senada juga dikemukakan Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, ia mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan dari para lurah yang hingga kemarin malam sedang melakukan pengecekan di lapangan.
“Sampai pukul 18.00 WIB saya belum mengetahui berapa kerusakan yang terjadi di wilayah saya, karena lurah-lurah yang ada sedang saya tanyakan. Nanti jika sudah ada data lengkap, maka akan segera saya informasikan,” ujar Dadang saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Senin (30/3).
Dadang juga mengimbau masyarakat yang terdampak agar segera melapor kepada pihak kelurahan setempat supaya dapat dilakukan pendataan secara resmi.
“Kami meminta kepada masyarakat yang terdampak angin puting beliung untuk segera melaporkan ke pihak kelurahan. Nantinya akan dilakukan pendataan dan apabila ada rumah yang mengalami kerusakan, tentu akan diupayakan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, mengingat hujan disertai angin kencang belakangan ini kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang.(ran)
Sumber:

