Pemkot Siapkan Operasikan Mesin Pengolahan Sampah Sistem RDF

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin saat meninjau mesin Refused Derived Fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar setara batu bara di lokasi TPA Rawa Kucing, Rabu (4/12).--
“Saat ini kesiapan pelaksanaan RDF sedang dilakukan penyetingan tiga lini mesin untuk pengolahan sampah. Kami targetkan uji coba pada Jumat ini, sehingga Sabtu TPST dengan mesin terintegrasi bisa kami launching,” ungkapnya.
Nurdin menambahkan, mesin pengolahan tersebut tidak hanya menghasilkan RDF, tetapi juga mengolah bahan organik menjadi pupuk dan mendaur ulang plastik serta material lainnya untuk masuk ke pasar. Dengan adanya fasilitas ini, beban TPA Rawa Kucing diharapkan dapat berkurang secara signifikan.
Dia berharap, RDF ini dapat menjadi salah satu solusi utama pengelolaan sampah di Kota Tangerang. Pihaknya berkomitmen menjalankan amanat Perda, yaitu mengelola sampah sebelum dibuang ke TPA, sehingga masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih besar dari sistem pengelolaan sampah yang tengah kembangkan.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri Septiawan Permana menyebut, upaya Pemkot Tangerang dalam menangani TPA Rawa Kucing dengan menggunakan RDF sudah tepat.
"Langkah ini sudah tepat, di mana RDF yang dihasilkan dari pengolahan sampah memiliki nilai ekonomi ketika diterima oleh pabrik-pabrik. Sehingga, harapannya pembelian hasil RDF oleh pabrik dapat mengurangi biaya pengolahan sampah selanjutnya di Kota Tangerang," ungkap Andri, saat dihubungi Tangerang TV, Rabu (4/12/24).
Politisi dari PDI-Perjuangan ini menjelaskan, bahwa timbunan sampah dari masyarakat selalu ada. Sehingga, sudah saatnya dilakukan pengolahan sampah seperti RDF ini dan tidak lagi mengandalkan sistem landfilling di TPA, karena suatu waktu akan penuh.
"Maka, teknologi RDF ini merupakan teknologi yang efisien sepanjang offtaker-nya tersedia. Saat ini offtaker yang memungkinkan adalah pabrik semen, di mana RDF nantinya digunakan sebagai substitusi bahan bakar fossil yaitu batubara," katanya.
Sumber: