diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Rp4,8 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan, Empat Titik Jadi Prioritas

Rp4,8 Miliar untuk Pemeliharaan Jalan, Empat Titik Jadi Prioritas

Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi saat diwawancarai wartawan di Puspemkot Serang, Senin (2/3). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meng­alo­ka­sikan anggaran Rp4,8 miliar untuk pemeliharaan jalan pada 2025. Dana yang bersumber dari APBD Kota Serang itu di­fo­kuskan untuk menangani sejumlah titik kerusakan ber­dasarkan laporan masyarakat dan hasil pemantauan la­pangan.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan sedikitnya terdapat empat titik kerusakan yang menjadi prio­ritas, tersebar di Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Serang, di antaranya Kaligandu.

“Berdasarkan hasil pe­nga­duan masyarakat dan peman­tauan tim DPUPR, ada kurang lebih empat titik kerusakan. Lokasinya di Kecamatan Wa­lantaka dan Kecamatan Serang, di antaranya Kaligandu dan beberapa titik lain yang terse­bar,” ujarnya, Senin (2/3).

Menurut Iwan, panjang jalan yang diperbaiki tidak diten­tukan secara seragam, melain­kan berdasarkan tingkat ke­rusak­an di lapangan. 

“Tergantung kondisi kerusak­an. Kalau yang rusaknya 300 meter, ya kita kerjakan 300 meter. Tidak mungkin dipak­sakan satu kilometer. Jadi sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini, sekitar 82 persen ruas jalan di Kota Serang berada dalam kondisi baik dan layak dilalui, semen­tara sekitar 18 persen lainnya masih membutuhkan perbaik­an. DPUPR menargetkan porsi jalan dalam kondisi baik terus meningkat seiring pekerjaan betonisasi yang berjalan.

“Insya Allah di 2026 akan berkurang lagi karena sudah banyak pekerjaan betonisasi. Untuk benar-benar optimal mungkin di 2027, itu juga hasil diskusi dengan Pak Wali dan Pak Inspektur soal kebutuhan anggaran ideal,” katanya.

Pelaksanaan pemeliharaan sejatinya telah dimulai sejak awal tahun. Namun, DPUPR tetap mempertimbangkan fak­tor cuaca agar hasil pe­kerjaan lebih maksimal, meng­ingat saat ini masih musim hujan. 

“Sebenarnya dari awal tahun sudah berjalan. Tapi kami juga mengkaji kondisi cuaca. Jangan sampai baru selesai diperbaiki, turun hujan lalu rusak lagi,” ucapnya.

Ia pun meminta masyarakat bersabar dan memahami pro­ses yang sedang berjalan, termasuk dalam rangka ke­siapan jalur menjelang arus mudik. 

“Kami paham masyarakat ingin segera diperbaiki. Tapi mohon bersabar, karena kami juga mempertimbangkan agar pekerjaan lebih tahan lama,” tandasnya. 

Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, memas­tikan komitmen pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur jalan. Ia menyebut pada 2026 Pemkot Serang akan menerima tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) yang akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan.

“Ada penambahan DBH. Mudah-mudahan di bulan-bulan ini bisa keluar dan kita akan prioritaskan untuk per­baik­an jalan, termasuk penam­bahan anggaran,” ujarnya.

Menurut Budi, sejumlah proyek perbaikan, termasuk di Kecamatan Taktakan, saat ini masih dalam proses lelang. Seluruh tahapan administrasi dan pengadaan berjalan sesuai mekanisme. “Mulai tahap lelang semua,” katanya.

Sumber: