Soroti Fasilitas Kantor, Budi Sidak Kelurahan Kagungan
Wali Kota Serang Budi Rustandi saat mengunjungi kantor Kelurahan Kaagungan, Kota Serang, Rabu (1/4). (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kelurahan Kagungan, Rabu (1/4), guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal pasca libur Lebaran. Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti sejumlah persoalan fasilitas kantor yang dinilai masih perlu pembenahan.
Budi mengungkapkan, masih terdapat beberapa kekurangan, mulai dari penataan kabel yang belum rapi hingga kondisi atap yang mengalami kebocoran. Ia menegaskan, perbaikan fasilitas menjadi penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti kabel-kabel yang perlu ditata dan kondisi atap yang bocor,” ujarnya.
Selain meninjau infrastruktur, Budi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, khususnya bagi warga kurang mampu dan yang sedang sakit. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan hingga tingkat bawah.
“Ujung tombaknya ada di kader, RT, dan pemerintah daerah. Mereka yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.
Dalam sidak tersebut, Budi juga meninjau rencana program Koperasi Merah Putih yang masih terkendala lahan.
Pemerintah Kota Serang, kata dia, akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi, termasuk kemungkinan memanfaatkan fasilitas sosial dan umum (PSU) di kawasan perumahan.
Ia turut mengapresiasi kinerja kader posyandu yang dinilai aktif membantu masyarakat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, para kader menggunakan kendaraan pribadi untuk mengantar warga yang membutuhkan layanan kesehatan saat ambulans tidak tersedia.
“Ini bentuk pengabdian yang luar biasa dari para kader,” ucapnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang melalui Bidang Cipta Karya menyiapkan program pemeliharaan dan pembangunan gedung pemerintahan.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kota Serang, Dadan Priatna, mengatakan pihaknya telah mengalokasikan anggaran pemeliharaan sekitar Rp2,5 miliar. Anggaran itu tidak hanya untuk kantor kelurahan, tetapi juga mencakup fasilitas lain seperti posyandu, puskesmas, serta bangunan pemerintah lainnya.
“Permintaan cukup banyak, proposal yang masuk juga tinggi, termasuk dari Kelurahan Kagungan yang sudah mengajukan sejak dua hingga tiga bulan lalu,” ujarnya.
Selain pemeliharaan, DPUPR juga menyiapkan anggaran pembangunan gedung sekitar Rp8 miliar pada 2026.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah proyek, di antaranya pembangunan Kantor Kecamatan Taktakan sebesar Rp4 miliar, rehabilitasi Kecamatan Curug Rp400 juta, pembangunan Kelurahan Serang Rp300 juta, serta pembangunan Gedung Setda sekitar Rp2,3 miliar.
Sumber:

