diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Pengangguran di Kota Serang Turun Tipis

Pengangguran di Kota Serang Turun Tipis

Kawasan Tugu Debus, Panancangan, Kota Serang. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Angka pengangguran terbuka di Kota Serang pada 2025 mengalami penurunan tipis dibandingkan tahun 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Kota Serang dalam Angka 2026, jumlah pengangguran terbuka tahun 2025 tercatat 26.008 orang atau 6,95 persen. Pada 2024, angka tersebut masih berada di 26.686 orang atau 7,12 persen.

Data BPS, mencatat, dari total 732.989 penduduk usia 15 tahun ke atas, sebanyak 553.571 orang masuk kategori angkatan kerja. Dari jumlah itu, 348.280 orang telah bekerja, terdiri atas 215.487 laki-laki dan 132.793 perempuan. Sementara pengang­guran terbuka tercatat 26.008 orang, dengan rincian 16.208 laki-laki dan 9.800 perem­puan.

BPS juga mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 67,61 persen. Rinciannya, TPAK laki-laki menca­pai 82,16 persen dan perempuan 52,51 persen. Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) laki-laki sebesar 7,00 persen dan perempuan 6,87 persen, dengan Tingkat Kesempatan Kerja berada di angka 93,05 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trans­migrasi Kota Serang, Mochamad Poppy Nopriadi, mengatakan penurunan tersebut menjadi sinyal positif meski belum signifikan.

“Ini memang turun dibandingkan tahun lalu, tetapi penurunannya belum terlalu besar. Tantangan kami masih pada keterbatasan anggaran untuk memperluas program penyerapan tenaga kerja,” ujarnya, Rabu (4/3).

Poppy menjelaskan, pihaknya terus mendorong berbagai program untuk me­nekan angka pengangguran. Di antara­nya pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami fokus meningkatkan keterampilan pencari kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri. Selain itu, melalui Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta), kami memfasilitasi warga untuk bekerja di luar daerah,” katanya.

Ia menambahkan, Disnakertrans juga membuka peluang penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara resmi bagi masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri.

“Kami terus mengoptimalkan pelatihan dan memfasilitasi penempatan kerja, baik di dalam negeri maupun pengiriman PMI ke luar negeri secara prosedural, agar angka pengangguran di Kota Serang dapat terus ditekan setiap tahun,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan upaya menekan angka pengangguran juga dilakukan melalui penguatan sektor investasi.

“Kami mendorong dan memaksimalkan potensi investasi yang ada di Kota Serang. Dengan semakin banyak investasi masuk, maka peluang kerja akan terbuka lebih luas dan mampu menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak lagi,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Serang berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif agar pertumbuhan ekonomi daerah berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran. (ald)

Sumber: