BJB FEBRUARI 2026

Benyamin Davnie Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Benyamin Davnie Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Sejumlah ASN menyalami Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai apel halal bihalal di Puspemkot Tangsel, Senin 30 Maret 2026.-Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Pemkot Tangsel menggelar apel pagi perdana pasca-libur Lebaran 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal Idulfitri 1447 Hij­riah di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin, 30 Maret 2026.

Apel tersebut dipimpin lang­sung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan dihadiri Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, para kepala orga­nisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh aparatur sipil ne­gara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangsel.

Dalam sambutannya, Benya­min menyampaikan permoho­nan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran ASN, sekaligus mengajak untuk kembali mem­perkuat kinerja pasca-libur Idul­fitri.

“Saya atas nama pribadi, ke­luarga, dan kedinasan memo­hon maaf apabila selama ini terdapat kesalahan, baik uca­pan, sikap, maupun tindakan,” ujarnya, Senin (30/3).

Bemyamin berharap momen­tum Idulfitri menjadi titik awal bagi seluruh ASN untuk me­ning­katkan semangat kerja, ino­vasi, serta memberikan pe­la­yanan terbaik kepada ma­syarakat.

“Saya berharap kita bisa be­kerja lebih semangat, inovatif, tetap dalam koridor aturan, dan mampu memenuhi tugas utama pemerintahan daerah, yakni pelayanan publik, daya saing, serta kesejahteraan ma­syarakat,” tambahnya.

Memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026, Benyamin menekankan pentingnya per­cepatan realisasi Anggaran Pen­dapatan dan Belanja Dae­rah (APBD). Ia meminta seluruh pejabat dan pengguna anggaran melakukan evaluasi terhadap capaian pelaksanaan program.

“Kita sudah masuk triwulan kedua, maka harus dievaluasi berapa persen realisasi APBD yang sudah berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan kebersihan ling­ku­ngan yang dinilai masih men­jadi tantangan di Kota Tangsel. Ia meminta seluruh jajaran, terutama aparat kewilayahan, untuk aktif menggerakkan ma­syarakat dalam menjaga ke­bersihan.

“Gunakan anggaran kelurahan un­tuk membangun gotong ro­yong masyarakat dalam men­jaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Be­nyamin menargetkan setiap kelurahan memiliki 1.000 lu­bang biopori hingga Juni 2026 sebagai upaya mengurangi vo­lume sampah dari sum­bernya.

“Lubang biopori ini menjadi salah satu strategi kita. Nantinya juga akan dikembangkan me­lalui sistem drop box, bank sampah, dan TPS 3R,” jelasnya.

Ia juga meminta lurah untuk turun langsung ke lapangan dan mengaktifkan kembali pe­ran masyarakat dalam pe­ngelolaan lingkungan, termasuk mem­bersihkan rumput liar di bahu jalan serta mengop­timal­kan kegiatan gotong royong. “Saya minta semua lurah fokus pada kebersihan lingkungan. Jangan saling menyalahkan, tapi ber­gerak bersama,” tegas­nya.

Di akhir arahannya, Benyamin juga mendorong Dinas Ling­kungan Hidup bersama seluruh jajaran ASN untuk merumuskan gerakan kebersihan rutin, se­perti kerja bakti mingguan di lingkungan kantor maupun wilayah masing-masing.

Sumber: