BJB FEBRUARI 2026

SDN Pasar Kemis II Pertahankan Kebiasaan Positif Usai Ramadan

SDN Pasar Kemis II Pertahankan Kebiasaan Positif Usai Ramadan

SALAT: Siswa SDN Pasar Kemis II melakukan salat berjamaah dalam kegiatan Ramadan. Pihak sekolah minta kebiasaan di bulan Ramadan terus dipertahankan.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Pasar Kemis II, Kecamatan Pasar Kemis, Ka­bupaten Tangerang, meng­imbau seluruh siswa untuk terus mem­pertahankan berbagai pem­biasaan positif yang telah dija­lankan se­lama bulan Ramadan. Pembiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti setelah Ramadan, melainkan men­jadi kegiatan rutin.

Hal ini guna membentuk ka­rakter dan kedisiplinan siswa. Pasalnya, selama Ramadan siswa dibiasakan menjalankan berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat berja­maah, membaca Al-Qur’an, serta kegiatan pembinaan ka­rakter lainnya. Pihak sekolah menilai kebiasaan tersebut mem­berikan dampak positif terhadap sikap, kedisiplinan, serta sema­ngat be­lajar siswa.

Kepala SDN Pasar Kemis II Yu­yun Yuningsih mengatakan,  mo­men­tum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mena­namkan nilai-nilai karakter kepada siswa, sehingga kebiasaan baik tersebut perlu dilanjutkan setelah libur Idulfitri.

“Kami berharap kegiatan yang sudah dilakukan selama Ramadan tidak hanya menjadi kegiatan mu­siman. Salat berjamaah, mem­baca Al-Qur’an, dan pembiasaan baik lainnya harus terus dilak­sanakan agar menjadi karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yuyun Yuningsih ke­pada Tangerang Ekspres, Kamis (26/3).

Ia juga menegaskan, setelah li­bur Idulfitri, seluruh siswa diha­rapkan kembali siap mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. 

Menurutnya, kesiapan mental dan disiplin siswa sangat penting agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Orang tua juga diharapkan turut berperan dalam mengingatkan anak-anak untuk menjaga pola belajar serta mem­pertahankan kebiasaan positif yang telah dibangun selama Ra­madan.

Melalui pembiasaan berkelan­jutan tersebut, SDN Pasar Kemis II berharap mampu membentuk siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga me­­miliki karakter religius, disip­lin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari

”Kami sebagai tenaga pendidik akan terus melakukan inovasi dan pembinaan karakter siswa, karena itu sangat penting dilaku­kan agar siswa memiliki karakter yang baik dan bisa di pertang­gungjawabkan,” tutupnya.(ran)

Sumber: