BJB NOVEMBER 2025

Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Super Flu

Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Super Flu

Pengendara sepeda motor melintas di depan UPT Puskesmas Pondok Benda Pamulang. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG— Dinas Kesehatan Kota Tangsel memastikan tetap mengantisipasi penyakit Super Flu meskipun sampai saat ini tidak ditemukan kasusnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mah­daniar mengimbau masyarakat agar dapat meningkatkan ke­waspadaan terhadap ancaman super flu. Ancaman ini terutama yang berpotensi masuk dari luar negeri.

”Penyakit seperti super flu umumnya merupakan penyakit pendatang yang dibawa oleh pelaku perjalanan internasional. Ja­di kita harus waspada kalau ada orang yang yang baru da­tang dan terutama dari luar negeri,” ujarnya kepada TANGERANGEKSPRES.ID, Selasa (6/1).

Allin menambahkan, super flu secara umum gejalanya mi­rip seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga badan terasa pegal. Namun, pada beberapa kasus, super flu dapat menyebabkan keluhan yang lebih berat dan berlang­sung lebih lama. 

Gejala super flu umumnya muncul secara tiba-tiba, biasa­nya dalam waktu dua hingga tiga hari setelah terpapar virus.  

Keluhannya sepintas mirip dengan flu biasa tapi, dapat terasa lebih berat dan berlang­sung lebih lama, sehingga meng­ganggu aktivitas sehari-hari. 

”Gejalanya seperti demam tinggi, batuk kering yang tak kunjung sembuh, sakit kepala, pilek, nyeri otot dan pegal-pe­gal, menggigil, tubuh terasa sangat lelah, nafsu makan me­nu­run dan mata terasa nyeri, berair, atau lebih sensitif terha­dap cahaya,” jelasnya.

Wanita berkerudung ini me­ngi­ngatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap mun­cul­nya ancaman Super Flu yang mulai terlaporkan di In­donesia. Meskipun belum ada temuan kasus di Kota Tangsel, seluruh masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan fisik dan mental secara seimbang.

”Perkuat imunitas tubuh, peri­laku hidup bersih dan sehat (PHBS), cuci tangan, istirahat cukup, makan bergizi dan vak­si­nasi influensa,” tambahnya.

Allin berharap bila kita sakit, tetap berada di rumah dan isti­rahat, terapkan etika batuk dan pakai masker, serta minum obat anti virus. ”Datang ke fa­si­litas pelayanan kesehatan bila gejala memburuk lebih dari 3 hari seperti demam tinggi menetap dan sesak nafas,” tu­tup­nya. (bud)

Sumber: