WFH Satu Hari Sepekan, Biaya Perjalanan Dinas Pemprov Dipangkas
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi, saat diwawancarai awak media di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (1/4). (SYIROJUL UMAM/TANGERANG EKSPRES)--
Meski begitu, ia belum bisa memastikan berapa besaran anggaran perjalan dinas yang dipangkas. Hal itu akan diputuskan usai rapat bersama Gubernur Banten.
"Terkait berapa pemotongannya belum kita hitung," paparnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk turut berperan dalam penghematan energi dengan mengurangi mobilitas yang tidak perlu. Para ASN diharapkan mampu memberikan teladan bagi masyarakat agar tidak melakukan pemborosan.
"Kami juga mendukung kebijakan WFH. ASN diharapkan dapat berhemat dalam penggunaan BBM dan menjadi contoh bagi masyarakat," ujarnya.
Andra secara tegas memastikan harga BBM tidak mengalami kenaikan di tanggal 1 April 2026. Maka dari itu ia mengimbau agar masyarakat tidak panik dan berbondong-bondong membeli BBM di SPBU.
"Saat ini masih tetap berlaku harga yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu berbondong-bondong melakukan antrean di SPBU apalagi melakukan penimbunan BBM," katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga mengapresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM. Kebijakan tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di tengah dinamika kondisi global.
"Ini langkah yang sangat baik dari pemerintah pusat berdasarkan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.
Oleh sebab itu, Andra sekali lagi meminta kepada masyarakat Banten untuk tidak terpengaruh pada isu yang berkembang mengenai kenaikan harga BBM pada 1 April 2026.
Ia berharap, melalui pernyataan pemerintah, masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, akurat, dan tidak perlu panik. (mam)
Sumber:

