BJB FEBRUARI 2026

WFH Satu Hari Sepekan, Biaya Perjalanan Dinas Pemprov Dipangkas

WFH Satu Hari Sepekan, Biaya Perjalanan Dinas Pemprov Dipangkas

Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi, saat diwawancarai awak media di Pendopo Gu­bern­ur Banten, KP3B, Kota S­erang, Rabu (1/4). (SYIROJUL UMAM/TANGERANG EKSPRES)--

Meski begitu, ia belum bisa memastikan berapa besaran anggaran perjalan dinas yang dipangkas. Hal itu akan dipu­tuskan usai rapat bersama Gubernur Banten.

"Terkait berapa pemoto­ngannya belum kita hitung," paparnya. 

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni meng­instruksikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk turut berperan dalam penghematan energi dengan mengurangi mobilitas yang tidak perlu. Para ASN diharapkan mampu mem­berikan teladan bagi masya­rakat agar tidak melakukan pemborosan. 

"Kami juga mendukung kebi­jak­an WFH. ASN diharap­kan dapat berhemat dalam penggunaan BBM dan menjadi contoh bagi masyarakat," ujarnya.

Andra secara tegas memas­tikan harga BBM tidak meng­alami kenaikan di tanggal 1 April 2026. Maka dari itu ia mengimbau agar masyarakat tidak panik dan berbondong-bondong membeli BBM di SPBU.

"Saat ini masih tetap berlaku harga yang sama, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu berbondong-bondong melakukan antrean di SPBU apalagi melakukan penimbunan BBM," katanya.

Dalam kesempatan itu, Andra juga mengapresiasi kepada pemerintah pusat yang telah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM. Kebijakan tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khu­susnya di tengah dinamika kondisi global.

"Ini langkah yang sangat baik dari pemerintah pusat berdasarkan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto," tambahnya. 

Oleh sebab itu, Andra sekali lagi meminta kepada ma­syarakat Banten untuk tidak terpengaruh pada isu yang berkembang mengenai kenaikan harga BBM pada 1 April 2026. 

Ia berharap, melalui pernya­taan pemerintah, masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, akurat, dan tidak perlu panik. (mam)

Sumber: