Tekankan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan
Gubernur Banten, Andra Soni menyerahkan apresiasi kepada para atlet di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (12/3). (PEMPROV BANTEN FOR TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Banten, Andra Soni menekankan tentang pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi para atlet asal Provinsi Banten. Hal ini dilakukan agar dapat menembus ajang olahraga bertaraf internasional dan nasional.
Hal itu diungkapkan usai memberikan apresiasi kepada atlet yang telah berlaga pada ajang SEA Games 2025 di Thailand serta Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025. Apresiasi diberikan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (12/3).
Andra Soni mengatakan, keberhasilan menembus ajang olahraga bertaraf internasional dan nasional merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah, terlepas dari perolehan medali. Ia menilai, perjuangan menuju kompetisi tersebut membutuhkan dedikasi yang tinggi.
"Dapat medali atau tidak, pencapaian hingga ke SEA Games adalah sebuah prestasi yang harus kita apresiasi. Penghargaan kepada atlet berprestasi tidak selalu diukur dari materi, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras mereka," katanya.
Ia menuturkan, prestasi olahraga bersifat dinamis sehingga proses pembinaan atlet tidak boleh terhenti dan harus dilakukan secara berkelanjutan.
"Kalau hari ini Anda memiliki rekor waktu 10,20 detik untuk lari 100 meter, dua tahun lagi catatan itu bisa menjadi hal yang biasa. Maka, proses pembinaan harus terus berjalan," ujadnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur turut mengapresiasi peran Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Banten yang aktif membina dan melahirkan atlet mahasiswa berprestasi. Ia berharap para atlet Pomnas dapat terus mengembangkan potensinya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten Agus Rasyid menyatakan rasa bangganya terhadap kedisiplinan dan semangat juang para atlet. Ia menegaskan bahwa atlet berprestasi merupakan aset berharga bagi Provinsi Banten.
"Dalam dunia olahraga, prestasi tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses yang sangat panjang. Para atlet ini adalah aset yang harus terus dirawat menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di NTT–NTB mendatang," terangnya.
Ketua Bapomi Banten Agus Sjafari menambahkan bahwa apresiasi dari pemerintah daerah memberikan motivasi besar bagi para atlet. Saat ini, pihaknya tengah memfokuskan pembinaan guna menghadapi kompetisi di tingkat daerah.
"Bapomi Banten saat ini sedang mempersiapkan para atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) yang rencananya akan diselenggarakan pada Agustus atau September 2026," katanya. (mam)
Sumber:

