TIGARAKSA-Polresta Tangerang mendeteksi, ada 8 desa yang masuk kategori sangat rawan, saat Pilkades Serentak yang akan digelar besok. Hal ini disampaikan Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi. Ia mengatakan, dalam proses pengamanan pilkades tidak boleh underestimate atau menganggap remeh. Sehingga dilakukan patroli, kunjungan kepada tokoh, silaturahmi, pembinaan dan penyuluhan secara door to door. "Dan saya juga sudah mengumpulkan seluruh tokoh, calon kades, panitia dan pengawas di 19 kecamatan. Kemudian juga sudah memetakan daerah-daerah rawan," katanya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (28/11). Ia melanjutkan, sudah membagi desa yang menyelenggarakan pilkades berdasarkan faktor histori dan kultur warga. Termasuk kondisi geografis dan lokasi tempat pemungutan suara (TPS). "Kami membagi menjadi tiga kategori. Pertama kurang rawan dari 92 desa itu ada 62 desa yang kurang rawan atau aman. Kemudian, ada 22 desa yang kami anggap rawan. Terakhir ada 8 desa kami anggap sangat rawan," lanjutnya. Ade mengungkapkan, desa yang sangat rawan tersebar di 5 dari 19 kecamatan. "Desa sangat rawan itu tersebar di Kecamatan Cikupa, Solear, Cisoka, Mekarbaru, Kresek dan Tigaraksa. Masing-masing daerah ada yang kami anggap sangat rawan. Kami sudah sampaikan bahwa pengamanan harus humanis. Kita larang anggota untuk membawa senjata api. Karena massa yang kita hadapi adalah massa yang sedang melakukan pesta demokrasi pilkades," katanya. Ade menegaskan, dalam pengamanan akan dilakukan penambahan pasukan pada 8 desa yang masuk kategori sangat rawan. Namun, ia optimis setelah dilakukan silaturahmi dan tokoh serta calon bersepakat mengedepankan musyawarah mufakat. Untuk menangani setiap ada ketidakpuasan dan perselisihan. Penebalan pengamanan berakhir hingga penetapan kepala desa terpilih. "Tentunya ada penebalan pengamanan. Jadi di desa yang kurang rawan kami tempatkan 22 personel setiap desa. Kemudian di desa yang rawan kami tempatkan 30 personel. Pada desa yang sangat rawan kami tempatkan 40 personel. Masing-masing kecamatan kami siapkan personel Brimob satu pleton atau 30 personel. Sedangkan, pada desa yang sangat rawan kita pertebal lagi dengan satu pleton Brimob di 5 kecamatan tadi," jelasnya. Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Tangerang, Mulyono mengatakan, saat ini panitia pilkades sedang melakukan persiapan administrasi di TPS. Dimana, data pemilih tetap (DPT) sudah dilakukan penetapan. Pada wailayah hukum Polresta Tangerang sebanyak 620.813 pemilih dengan 335 TPS dan sebanyak 92 desa di 19 kecamatan. "Wilayah Polrestro Tangkot sebanyak 297.431 pemilih dengan TPS 160 lokasi di 5 kecamatan dengan 39 desa. Terakhir pada wilayah Polres Kota Tangerang Selatan terdapat 153.985 pemilih dengan TPS 80 lokasi pada 4 kecamatan tersebar di 22 desa," jelasnya. Adapun calon kepala desa sebanyak 590 orang di 153 desa. "Dua orang mengundurkan diri, satu calon di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, dan satu calon dari desa Haksana Kecamatan Pakuhaji digugurkan karena tidak memenuhi syarat," tutupnya. (mg-10)
8 Desa Sangat Rawan
Sabtu 30-11-2019,04:31 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,21:08 WIB
MUI Kota Tangerang Terapkan Standar Mutu Internasional
Minggu 02-08-2026,21:41 WIB
Pembangunan Eksploitatif Pemda Perparah Kekeringan
Minggu 02-08-2026,19:39 WIB
Dadakan, Nomor Pertandingan Porprov Diubah, Nomor Andalan Menembak Banten di PON Dihapus
Minggu 02-08-2026,22:00 WIB
Pemkab Serang Tak Gunakan BTT Atasi Kekeringan
Minggu 02-08-2026,21:04 WIB
Camat Tangerang Promosi Jadi Kepala DLH, Sachrudin Rotasi 102 Pejabat
Terkini
Minggu 02-08-2026,23:19 WIB
Wabup Serang Sebut Dekat Al-Quran Bisa Hindari Ancaman Non-militer
Minggu 02-08-2026,23:17 WIB
Wartawan Pererat Sinergi Lewat Lomba Mancing
Minggu 02-08-2026,23:14 WIB
Larang Rekrut Anggota Parpol Untuk Direksi PT SBM
Minggu 02-08-2026,23:11 WIB
Kapolres Arninsi Cek Jalan Rawan Kecelakaan
Minggu 02-08-2026,23:08 WIB