diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Wamenkop Farida Ajak Kader Fatayat NU Jadi Penggerak Koperasi Merah Putih

Wamenkop Farida Ajak Kader Fatayat NU Jadi Penggerak Koperasi Merah Putih

Wamenkop, Farida Farichah (paling kiri) bersama jajaran Fatayat NU Kota Tangerang.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah, mendorong kaum perempuan, khususnya kader Fatayat NU, untuk mengambil peran strategis dalam pengua­tan ekonomi lokal melalui pro­gram Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Farida menyampaikan, bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Pra­bowo Subianto, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang di inisiasinya terus berkembang dan maju dalam menjalankan bidang usahanya masing-ma­sing. Di Kota Tangerang sendiri, program Koperasi Merah Putih ini hadir di 104 kelurahan.

”Kita berharap perempuan-perempuan yang ada di kelu­rahan, termasuk Fatayat NU, bisa menjadi penggerak Ko­perasi Kelurahan Merah Putih. Koperasi ini dihadirkan peme­rintah memang khusus untuk masyarakat di tingkat kelu­ra­han,” ujar Farida saat meng­hadiri acara Talkshow ”Ruang Selaras” yang digelar di Masjid Al Ittihad, Kota Tangerang, Ka­mis, 5 Maret 2026.

Kegiatan Talkshow yang me­ng­usung tema unik yang me­madukan kepemimpinan, adap­tasi digital, hingga pem­bahasan love language dalam konteks keluarga dan organisasi, se­bagai rangkaian kegiatan Geb­yar Ramadan Kariim Al Ittihad.

Farida mengapresiasi sema­ngat para aktivis perempuan di Kota Tangerang yang tetap antusias mengikuti beragam kegiatan. Menurutnya, momen­tum Ramadan ini harus menjadi titik balik bagi perempuan un­tuk tidak lagi sekadar men­jadi objek ekonomi.

”Ini adalah momentum yang baik agar perempuan meng­ambil peran, tidak hanya se­bagai objek tetapi juga sebagai pelaku ekonomi. Manfaatkan program strategis pemerintah ini agar mereka bisa mengambil peran yang tersedia,” paparnya.

Dia menambahkan, melalui pembinaan yang berkelanjutan, pihaknya optimistis keterlibatan aktif kaum perempuan dalam koperasi akan berdampak lang­sung pada peningkatan pereko­nomian khususnya di Kota Ta­ngerang.

”Kita harus semangat terus untuk selalu berkarya. Perem­puan di Kota Tangerang harus bisa ikut andil dalam mening­katkan perekonomian daerah. Insyaallah, dengan pembinaan terus-menerus, hal ini bisa ter­wujud,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pim­pinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tangerang, Frida Amarilis mengatakan, pihaknya kini tengah fokus memperkuat ka­pasitas kader perempuan di wilayahnya. Bidang pember­dayaan ekonomi dan adaptasi digital menjadi prioritas utama organisasi saat ini.

”Kami menginisiasi kegiatan  Talkshow bertajuk SELARAS, sebuah akronim dari Seni, Lea­dership, Adaptasi Digital, dan Rahasia Love Language. Program ini dirancang untuk membekali kader dengan paket keahlian lengkap di era mo­dern,” ungkap Frida.

Ia menjelaskan, di tengah perubahan zaman, perempuan dituntut untuk terus beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata bagi keluarga maupun masyarakat.

”Kolaborasi ini menjadi satu kolaborasi yang sangat epik karena selain kita dituntut un­tuk dapat terus beradaptasi, kita juga harus memberikan kontribusi nyata terutama di bidang ekonomi agar perem­puan lebih berdaya,” ujar Frida.

Selain aspek ekonomi, lanjut Frida, sisi manajerial dan emo­sional juga menjadi sorotan dalam program SELARAS. Frida menekankan pentingnya me­ma­hami Leadership (kepemim­pinan) dan Love Language (bahasa cinta) dalam menjalan­kan roda organisasi.

”Kami akan terus berupaya mengasah kemampuan kader dalam memimpin organisasi secara profesional dan menjaga tim tetap solid dan harmonis,” kata Frida 

Sumber: