Zakiyah Sebut Pesantren Ramadan Bentuk Karakter Anak
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah berfoto bersama dengan anak-anak dari PAUD se-Kabupaten Serang pada acara Pesantren Ramadan Ramah Anak di Aula Tb Suwandi Pemkab Serang, Kamis (5/3).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, menyebutkan adanya kegiatan pesantren Ramadan Ramah Anak, mampu dalam membentuk karakter anak yang baik dan generasi cerdas yang berakhlakul karimah sejak usia dini.
Hal itu dikatakannya setalah menutup acara di kegiatan Pesantren Ramadhan Ramah Anak, yang digelar oleh Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPM NU).
Pesantren Ramadan Ramah Anak sudah digelar sejak Senin 2 Maret 2026, di PAUD-PAUD dan terakhir Kamis 5 Maret 2026, yang secara resmi ditutup di aula Tb Suwandi oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.
Zakiyah mengatakan, anak-anak dari PAUD se Kabupaten Serang mengikuti kegiatan tersebut, mereka diajak bermain sambil belajar seputar keagamaan dalam suasana yang menyenangkan.
"Anak-anak ini sangat hebat, mereka diajarkan sekaligus berpuasa sejak dini supaya kuat sampai berbuka saat Magrib," katanya.
Kata Zakiyah, anak-anak tidak hanya berjalan agar berpuasa penuh, namun belajar juga untuk menahan rasa lapar dan haus, serta menahan marah dan menangis.
Kemudian anak-anak juga diajarkan untuk pergi ke masjid atau musala untuk ikut salat berjamaah dengan tertib tanpa harus lari-larian dan berteriak.
"Sangat luar biasa pesantren Ramadan Ramah Anak ini, mereka diajarkan semuanya oleh para panitia. Terlebih diajarkan untuk sholat juga, dan tidak boleh berisik untuk tetap tenang agar semua bisa khusyuk," ujarnya.
Zakiyah berpesan, anak-anak juga harus diajarkan untuk gemar berbuat baik agar mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan ke depannya, karena setiap kebaikan akan diberi hadiah pahala oleh Allah SWT.
Sehingga kegiatan Pesantren Ramadan Ramah Anak ini, sebagai pemantik membentuk generasi yang unggul dan berkarakter.
"Saya berpesan anak-anak harus berbuat baiklah setiap hari, bisa dengan tersenyum manis ke teman, rajin berbagi makanan saat berbuka, atau membantu bunda di rumah. Untuk orangtua juga harus mengajak anak-anak belajar agama dengan baik dan benar," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Ramadhan Ramah Anak, Titin Prihatini mengatakan, selama kegiatan semua peserta dari anak-anak PAUD ini sangat antusias untuk mengikutinya, mulai dari belajar berpuasa, bermain bersama, hingga salat berjamaah.
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang unggul dan bermartabat, menjadi kebanggaan buat kedua orangtuanya dan tentu Kabupaten Serang.
"Hari ini penutupan terakhir, Insya Allah semuanya menjadi keberkahan untuk anak-anak kita di Kabupaten Serang. Kita juga pelan-pelan ajarkan ke anak-anak untuk tidak selalu main handphone," katanya. (agm)
Sumber:

