Lapangan Kerja Jadi Prioritas
Nur Agis Aulia Wakil Wali Kota Serang.--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjadikan pembukaan dan perluasan lapangan kerja sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Berbagai langkah disiapkan, mulai dari penguatan sektor industri dalam negeri hingga penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan potensi penciptaan kerja, baik di pasar domestik maupun internasional.
Untuk dalam negeri, Pemkot mendorong pembukaan dan penguatan kawasan industri serta peningkatan sektor hospitality dan layanan lainnya agar mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal.
“Kami mendorong kawasan industri dan sektor hospitality agar penyerapan tenaga kerja lokal bisa maksimal,” ujar Agis, Minggu (1/3).
Sementara untuk peluang kerja luar negeri, Pemkot Serang telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Jerman. Formula kerja sama saat ini tengah disusun agar peluang tersebut dapat direalisasikan secara konkret.
Pada 2025, sebanyak 30 tenaga kerja asal Kota Serang telah diberangkatkan ke Jepang. Untuk 2026, Pemkot menargetkan minimal 100 orang dapat diberangkatkan, khususnya ke Jepang.
Agis mengakui saat ini belum tersedia anggaran khusus untuk pendampingan dan pemberangkatan tenaga kerja ke Jepang. Namun, hal itu tidak menjadi hambatan. Pemkot tengah mencari skema kolaborasi dan membuka peluang pendanaan non-APBD agar program tetap berjalan.
“Ada atau tidak ada anggaran, upaya ini harus tetap berjalan. Kami akan menghadirkan inovasi dan kreativitas agar peluang kerja benar-benar terwujud,” tegasnya.
Jenis pekerjaan yang diisi tenaga kerja asal Kota Serang di luar negeri cukup beragam, mulai dari sektor hospitality atau perhotelan, perawat, pekerja kebun, hingga bidang lainnya.
Di sisi lain, penyerapan tenaga kerja lokal juga terjadi melalui program MBG yang saat ini telah menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja. Potensi tersebut diperkirakan akan bertambah apabila Koperasi Merah Putih telah beroperasi secara penuh.
Selain itu, program pembangunan yang dilaksanakan dinas teknis, seperti pekerjaan umum dan sektor lainnya, juga diarahkan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Seluruh ekosistem pembangunan kami arahkan untuk memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, salah satu strategi memperluas lapangan kerja adalah dengan membuka ruang investasi seluas-luasnya di Kota Serang.
“Upaya membuka lapangan kerja salah satunya dengan menerima dan mempermudah investasi masuk ke Kota Serang. Dengan hadirnya investasi, otomatis akan tercipta peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Sumber:

