diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Nur Agis Aulia Wakil Wali Kota Serang.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjadikan pembukaan dan perluasan la­pangan kerja se­ba­gai prioritas uta­ma pem­ba­ngun­­an dae­rah. Berbagai lang­kah disiapkan, mu­lai dari penguatan sektor industri da­lam negeri hingga penempatan te­naga kerja ke luar negeri.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia mengatakan, pihaknya telah melakukan peme­taan po­tensi pen­ciptaan kerja, baik di pasar domestik maupun inter­nasional.

Untuk dalam negeri, Pemkot mendorong pembukaan dan penguatan kawasan industri serta peningkatan sektor hos­pitality dan layanan lainnya agar mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal.

“Kami mendorong kawasan industri dan sektor hospitality agar penyerapan tenaga kerja lokal bisa maksimal,” ujar Agis, Minggu (1/3).

Sementara untuk peluang kerja luar negeri, Pemkot Serang telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Jerman. For­mula kerja sama saat ini tengah disusun agar peluang tersebut dapat direalisasikan secara konkret.

Pada 2025, sebanyak 30 tenaga kerja asal Kota Serang telah diberangkatkan ke Jepang. Untuk 2026, Pemkot menargetkan mi­nimal 100 orang dapat diberang­katkan, khususnya ke Jepang.

Agis mengakui saat ini belum tersedia anggaran khusus untuk pendampingan dan pemberang­katan tenaga kerja ke Jepang. Namun, hal itu tidak menjadi hambatan. Pemkot tengah men­cari skema kolaborasi dan mem­buka peluang pendanaan non-APBD agar program tetap berjalan.

“Ada atau tidak ada anggaran, upaya ini harus tetap berjalan. Kami akan meng­hadirkan inovasi dan kreativitas agar peluang kerja be­nar-benar ter­wujud,” tegasnya.

Jenis pekerjaan yang diisi tenaga kerja asal Kota Se­rang di luar negeri cu­kup beragam, mu­lai dari sektor hos­pitality atau per­hotelan, pe­rawat, pe­kerja ke­bun, hing­ga bidang lainnya.

Di sisi lain, pe­nyerapan tenaga kerja lokal juga ter­jadi melalui pro­gram MBG yang saat ini telah menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja. Potensi tersebut diper­kirakan akan bertambah apabila Koperasi Merah Putih telah beroperasi secara penuh.

Selain itu, program pem­ba­ngunan yang dilaksanakan dinas teknis, seperti pekerjaan umum dan sektor lainnya, juga di­arahkan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Seluruh ekosistem pem­ba­ngunan kami arahkan untuk memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masya­rakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Se­rang, Budi Rustandi mengata­kan, salah satu strategi mem­perluas lapangan kerja adalah dengan membuka ruang inves­tasi seluas-luasnya di Kota Serang.

“Upaya membuka lapangan kerja salah satunya dengan me­nerima dan mempermudah in­ves­tasi masuk ke Kota Serang. Dengan hadirnya investasi, oto­matis akan tercipta peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Sumber: