SDN Wanakerta II: Bermain Sambil Bercocok Tanam

SDN Wanakerta II: Bermain Sambil Bercocok Tanam

BERCOCOK TANAM: Siswa SDN Wanakerta II, bermain sambil bercocok tanam meman­faatkan lahan kosong di sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANG — SDN Wanakerta II, Keca­matan Sindang Jaya, memiliki lahan kosong yang dimanfaatkan untuk perkebunan. Se­lain itu, lahan kosong ni juga dapat digunakan siswa untuk pembelajaran bercocok tanam.

Adanya kebun di lingkungan sekolah ini bisa memberikan edukasi kepada siswa untuk melakukan bercocok tanam. Jadi, siswa bisa secara langsung melakukan cocok tanam dan tahu proses menaman sampai panen.

Kepala SDN Wanakerta II Wahyuni  menga­takan, adanya lahan perkebunan dilingkungan sekolah sangat bermanfaat, Disini para siswa bisa diajarkan langsung cara menanam ta­naman sayuran. Mereka juga diajarkan proses penanaman sampai dengan panen.

”Lahan perkebunan yang ada di lingkungan sekolah sangat bermanfaat. Kita punya be­berapa lahan bercocok tanam yang bisa digunakan untuk proses belajar siswa,”ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (27/8).

Wahyuni menambahkan, para siswa juga sangat antusias saat melakukan penanaman satur-sayuran di lahan milik sekolah. Ini karena mereka secara langsung melakukan penanaman. Selain itu, pihaknya juga meme­nuhi kebutuhan bercocok tanam seperti benih dan juga pupuknya.

”Kita ajak siswa untuk merawat kebun. Mereka sambil bermain sambil melakukan kegiatan bercocok tanam. Maka itu kita harus mengajarkan kepada mereka cara merawat dan bercocok tanam,” paparnya.

Ia menjelaskan, proses bercocok tanam ini juga mengajarkan kepada siswa pentingnya kesabaran dan peduli kepada tanaman. Para siswa bisa mempunyai ide untuk mela­kukan penanam sesuai dengan keinginan mereka. Ini karena setiap siswa diberikan tugas untuk melakukan penanaman tanaman di lahan yang telah di sediakan.

”Sebenarnya kita mengajarkan kesabaran kepada mereka. Soalnya, dalam proses bercocok tanam butuh kesabaran dari mulai menanam benih sampai dengan proses panen. Jadi, hasil panen juga bisa dibawa mereka untuk merasakan hasil yang mereka tanam sendiri,”tutupnya.(ran)

Sumber: