BJB FEBRUARI 2026

Olimpiade Minat Bakat Siswa-Siswi 2026 Meriah

Olimpiade Minat Bakat Siswa-Siswi 2026 Meriah

OLIMPIADE: Seluruh siswa SD di wilayah Kecamatan Pakuhaji mengikuti olimpiade minat bakat yang di gelar di SDN Rawa Boni III,(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pembukaan Olimpiade Minat Bakat Siswa-Siswi Tahun 2026 tingkat Keca­matan Pakuhaji berlangsung meriah. Acara berlangsung di halaman SDN Rawaboni 3, Ke­camatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala sekolah se-Ke­camatan Pakuhaji, serta Peng­awas Sekolah H. Nanang turut memberikan dukungan penuh terhadap ajang pengembangan potensi peserta didik tersebut.

Ratusan siswa tampak antu­sias mengikuti rangkaian acara pembukaan. Beragam penam­pilan seni dan kreativitas di­tampilkan untuk memeriahkan kegiatan, mulai dari pertunjuk­an tari, pembacaan puisi, hingga atraksi keterampilan lainnya. Para peserta yang akan ber­lomba terlihat siap menun­jukkan kemampuan terbaik mereka demi meraih prestasi.

Ketua PGRI Cabang Pakuhaji Sukarna menyampaikan ap­resiasi setinggi-tingginya ke­pada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pe­nye­lenggaraan kegiatan tersebut, khususnya kepada panitia pe­laksana yang diketuai oleh M. Sabik Aripin.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala sekolah di Ke­camatan Pakuhaji, para guru, serta panitia pelaksana yang telah bekerja keras memper­siapkan kegiatan ini dengan penuh dedikasi. Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Panitia M. Sabik Aripin, yang telah mengoor­dinasikan kegiatan ini dengan sangat baik,” ujar Sukarna kepada Tangerang Ekspres, Rabu (11/2).

Menurutnya, Olimpiade Minat Bakat bukan sekadar ajang per­lombaan atau pencarian juara semata, melainkan wadah strategis untuk membentuk karakter dan menggali potensi siswa secara menyeluruh.

“Kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini adalah ruang yang sangat luar biasa untuk meng­asah kreativitas, inovasi, serta membangun karakter siswa-siswi kita. Di sinilah mereka belajar percaya diri, belajar meng­hargai proses, belajar spor­tivitas, dan belajar untuk tampil maksimal menunjukkan kemampuan terbaiknya,” te­gasnya.

Sukarna juga menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting dalam men­dorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pe­ngembangan minat dan bakat.

“Kita ingin anak-anak di Keca­matan Pakuhaji memiliki ke­sempatan yang sama untuk berkembang. Melalui Olim­piade Minat Bakat ini, kita mem­buka ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk menun­jukkan potensi di bidang seni, olahraga, maupun keterampilan lainnya. Ini adalah investasi jangka pan­jang dalam mem­bangun ge­nerasi yang unggul, kreatif, dan berkarakter,” paparnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin ditingkatkan kualitasnya pada tahun-tahun mendatang.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita jadikan Olimpiade Minat Bakat sebagai agenda rutin yang terus kita perbaiki dan tingkatkan kualitasnya. Dengan kolaborasi yang solid antara sekolah, PGRI, pengawas, dan seluruh elemen pendidikan, saya yakin Kecamatan Pakuhaji mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi yang membangga­kan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersa­maan dan antusiasme para peserta, Olimpiade Minat Bakat Siswa-Siswi 2026 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat solidaritas antar sekolah serta menumbuhkan semangat berprestasi di ka­langan pelajar Kecamatan Paku­haji.(ran)

Sumber: