SDN Pasar Kemis III Punya Program Membaca Juz 30
Siswa SDN Pasar Kemis III kelas 3 dan 4 membiasakan membaca juz 30 sebelum mereka pulang.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, PASARKEMIS — SDN Pasar Kemis III, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada para siswanya melalui kegiatan pembiasaan membaca Al-Qur’an. Salah satu program rutin yang diterapkan yakni membaca Juz 30, sebelum pulang sekolah bagi siswa kelas 3 dan 4.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter religius, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa sejak usia dini. Dengan pembiasaan ini, siswa diharapkan tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghafal surat-surat pendek yang terdapat dalam Juz 30.
Kepala SDN Pasar Kemis III Aan Tartika mengatakan, program membaca Juz 30 merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyeimbangkan pendidikan akademik dan pendidikan karakter berbasis keagamaan.
“Kami membiasakan siswa, khususnya kelas 3 dan 4, untuk membaca Juz 30 sebelum pulang sekolah. Ini bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi juga sebagai upaya agar anak-anak lebih dekat dengan Al-Qur’an,” ujar Aan kepada Tangerang Ekspres, Jumat (6/2).
Menurutnya, pembiasaan tersebut dilakukan secara konsisten agar siswa terbiasa dan tumbuh rasa cinta terhadap Al-Qur’an.
“Jika dibiasakan sejak dini, Insya Allah anak-anak akan lebih mudah menghafal surat-surat pendek. Kami ingin siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki iman dan akhlak yang baik,” jelasnya.
Aan menambahkan, kegiatan membaca Juz 30 juga menjadi salah satu sarana membentuk suasana sekolah yang religius dan kondusif.
“Dengan membaca Al-Qur’an sebelum pulang, suasana sekolah menjadi lebih tenang dan penuh keberkahan. Anak-anak pun pulang dengan hati yang lebih damai,” katanya.
Ia juga berharap pembiasaan tersebut dapat berlanjut hingga di rumah dengan dukungan orang tua. SDN Pasar Kemis III akan terus berinovasi dalam menghadirkan program-program positif yang mendukung pembentukan karakter siswa.
“Kami berharap orang tua bisa mendukung program ini di rumah, sehingga hafalan dan bacaan Al-Qur’an siswa terus meningkat. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman dan berakhlak mulia,” tutupnya.(ran)
Sumber:

