Ratusan Siswa SMP Dilatih Buat Film Pendek Antikorupsi dan Antigratifikasi

Pjs. Wali Kota Tangsel Tabrani (tengah) foto bersama siswa peserta workshop pembuatan film dengan tema antikorupsi dan antigratifikasi di Aula Blandongan Balai Kota Tangsel.-Tri Budi-
Tabrani menambahkan, sejak awal kita harus memahami apa itu korupsi, apa yang namanya gratifikasi. Mudah-mudahan selain membuat film peserta juga diberi pemahaman tentang korupsi, yakni kegiatan yang merugikan orang lain baik langsung atau tidak langsung, baik sendiri atau kelompok.
"Gratisifikasi itu memberikan sesuatu kepada orang lain yang ada hubungannya dengan urusan jabatannya," jelasnya.
"Paling tidak anak-anak kalau sejak awal paham maka mudah-mudahan kedepan semakin baik tentang kehidupan kita, baik kehidupan di kehidupan masyarakat dan pemerintahan juga," terangnya.
Menurutnya, anak-anak dilatih membuat film pendek soal antikorupsi dan antigratifikasi. Dimana di Banten saat ini ada 186 penyuluh antikorupsi dari berbagai unsur, terbanyak dari sekolah di SMA dan SMK se-Banten.
"Mudah-mudahan peserta suatu saat ada yang terpilih oleh KPK dan nanti dijadikan model dan sebagai penyuluhan antisipasi dan bukan hanya kepada pelajar tapi, juga kepada masyarakat," terangnya.
"Mudah-mudahan peserta workshop ini dapat menjadi tunas-tunas antikorupsi dan antigratifikasi dan khususnya di Tangsel," tutupnya. (*)
Sumber: