Tarif Bus Trans Banten Diusulkan Rp3.000 - Rp5.000
Kabid Angkutan dan Pengembangan Transportasi Dishub Banten, Verry Junanta, saat diwawancarai di kantornya, Selasa (18/8).(Syirojul Umam/ Tangerang Ekspres)--
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang pada jam sibuk kerja dan perkuliahan, pengelola melakukan peremajaan armada dengan menghadirkan empat unit bus besar berkapasitas 80 penumpang.
Pengoperasiannya pun diatur secara adaptif, yaitu Senin-Jumat menggunakan 4 unit bus beroperasi penuh dengan interval keberangkatan tiap 30 menit.
Sabtu-Minggu atau akhir pekan hanya 2 unit bus beroperasi dengan interval keberangkatan 1 jam sekali guna efisiensi anggaran negara.
“Tapi ketika nanti Sabtu-Minggu sudah ramai kita akan tambah lagi, karena kalau empat mobil di akhir pekan tapi penumpangnya sedikit kan sayang uang negara terbuang sia-sia tidak efisien, makanya sesuai kebutuhan kita siapkan,” paparnya.
Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan layanan Trans Banten diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Rute yang disediakan juga melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kawasan pendidikan, seperti Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Banten, RSUD Banten, UNTIRTA, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (UNBAJA), Poltekkes Kemenkes Banten, dan Universitas Bina Bangsa (UNIBA).
Kehadiran Trans Banten menurut Andra Soni merupakan bentuk layanan transportasi yang memiliki kebermanfaatan. Salah satunya membangun kebiasaan baru, sarana edukasi dan pembiasaan penggunaan transportasi massal serta pembayaran non-tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik.
“Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga terus tumbuh dan berkembang,” katanya. (mam)
Sumber:


