Sejak Diluncurkan, Trans Banten Angkut 188 Orang
Puluhan penumpang menaiki kendaraan bus Trans Banten di halte pemberhentian Untirta, Kabupaten Serang, Selasa (11/8). (SYIROJUL UMAM/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten mencatat, hingga Juli 2026 telah melayani 188 ribu penumpang. Menariknya layanan gratis ini telah berjalan tanpa ada kecelakaan, yang menandakan transportasi umum ini sangat mengutamakan kenyamanan dan keselamatan.
Kepala Bidang Angkutan dan Pengembangan Transportasi Dishub Banten Verry Junanta, mengatakan sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga Juli 2026 layanan bus Trans Banten telah melayani 188 ribu penumpang secara gratis.
"Alhamdulillah layanan bus gratis ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat," katanya saat ditemui di kantornya, KP3B, Kota Serang, Selasa (11/8).
Lebih lanjut, program milik Pemprov Banten ini juga berjalan tanpa ada kecelakaan. Hal ini telah sesuai dengan salah satu tujuan adanya program tersebut, yakni memberikan kemudahan, kenyamanan dan keselamatan penumpang.
"Alhamdulillah kita masih Zero accident tidak terjadi kecelakaan jadi amanlah, dan kondisi nyaman juga di dalam bus," ujarnya.
Verry menuturkan, sejak masa uji coba awal tahun 2025 yang hanya mengandalkan dua unit bus ukuran sedang, antusiasme masyarakat terutama dari kalangan mahasiswa universitas di sekitar rute seperti Untirta, UIN, dan Unbaja-melonjak drastis.
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang pada jam sibuk kerja dan perkuliahan, pengelola melakukan peremajaan armada dengan menghadirkan empat unit bus besar berkapasitas 80 penumpang.
Pengoperasiannya pun diatur secara adaptif, yaitu Senin-Jumat menggunakan 4 unit bus beroperasi penuh dengan interval keberangkatan tiap 30 menit.
Sabtu-Minggu atau akhir pekan hanya 2 unit bus beroperasi dengan interval keberangkatan 1 jam sekali guna efisiensi anggaran negara.
"Tapi ketika nanti Sabtu-Minggu sudah ramai kita akan tambah lagi, karena kalau empat mobil di akhir pekan tapi penumpangnya sedikit kan sayang uang negara terbuang sia-sia tidak efisien, makanya sesuai kebutuhan kita siapkan," ungkapnya.
Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan layanan Trans Banten diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Rute yang disediakan juga melintasi sejumlah fasilitas pelayanan publik dan kawasan pendidikan, seperti Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Banten, RSUD Banten, UNTIRTA, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (UNBAJA), Poltekkes Kemenkes Banten, dan Universitas Bina Bangsa (UNIBA).
Kehadiran Trans Banten menurut Andra Soni merupakan bentuk layanan transportasi yang memiliki kebermanfaatan. Salah satunya membangun kebiasaan baru, sarana edukasi dan pembiasaan penggunaan transportasi massal serta pembayaran non-tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik.
"Banyak sekali area publik yang dilalui. Semoga terus tumbuh dan berkembang," pungkas Andra Soni.
Salah seorang pengguna tujuan Untirta Sindangsari, Cut Mutia Rahma (20) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengatakan, kehadiran Trans Banten sangat membantu mobilitasnya menuju kampus karena halte mudah dijangkau. Trans Banten sangat membantu, khususnya dari kalangan mahasiswa. Apalagi, rute yang dilalui adalah UNTIRTA, UIN dan kampus lainnya yang ada di Kota Serang.
"Layanan ini mempermudah mobilitas sekaligus menghemat biaya transportasi," ujarnya.
Hal serupa diungkapkan oleh sopir Trans Banten, Agus Suryono (48), ia mengaku senang dapat melayani masyarakat Banten melalui layanan transportasi publik tersebut.
Menurutnya, keberadaan Trans Banten Koridor 3 sangat membantu berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintah, hingga pegawai RSUD Banten. Apalagi saat masa aktif perkuliahan, bus dari Terminal Pakupatan menuju Untirta selalu dipadati penumpang. Dalam satu perjalanan, jumlah penumpang bahkan dapat mencapai sekitar 60 orang sehingga banyak yang harus berdiri.
"Di akhir pekan, Trans Banten juga sering dimanfaatkan masyarakat saat berkeliling bersama keluarga," katanya. (mam)
Sumber:

