Budi Ingin Tekan Pengangguran Melalui Investasi
Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia saat sambutan di peresmian Royal Baroe, belum lama ini.--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan peningkatan investasi menjadi strategi utama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk menekan angka pengangguran.
Menurut Budi, salah satu tujuan mendatangkan investor ke Kota Serang adalah membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. Sebagai ibu kota Provinsi Banten, Serang harus tampil sebagai kota yang terbuka, toleran, dan inklusif agar tidak terjebak dalam stagnasi pembangunan.
“Kota Serang sebagai ibu kota provinsi harus benar-benar menjadi ibu kota yang sesungguhnya. Artinya, kota ini harus terbuka agar investasi bisa masuk dan menciptakan peluang kerja,” ujarnya, Senin (23/2).
Ia menjelaskan, masuknya investasi akan mendorong lahirnya berbagai proyek baru, mulai dari pembangunan kawasan, alun-alun, hotel hingga pabrik berskala besar. Kehadiran proyek tersebut dinilai mampu menyerap tenaga kerja, khususnya generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan.
Budi mengakui, angka pengangguran masih menjadi tantangan. Data pemerintah menunjukkan masih banyak lulusan sekolah dan perguruan tinggi yang belum terserap dunia kerja. Meski demikian, tren pengangguran disebut mulai menurun walau belum signifikan.
“Ke depan akan terus kami genjot melalui peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja baru,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah indikator makro daerah menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan, angka kemiskinan menurun, serta pertumbuhan ekonomi meningkat. “Itu semua tercatat dalam data resmi, bukan sekadar klaim,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menyatakan Pemkot telah melakukan pemetaan potensi tenaga kerja untuk mendukung penyerapan kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), pemerintah memetakan perusahaan-perusahaan di Kota Serang guna mendorong penyerapan tenaga kerja lokal. Setiap investasi yang masuk diarahkan agar memprioritaskan masyarakat setempat.
“Kami berkomitmen agar investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga langsung berdampak pada pengurangan pengangguran,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen juga didorong untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat Kota Serang. (ald)
Sumber:
