TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Pasar Serpong akan segera dilokasi. Relokasi tersebut dilakukan untuk membuat kawasan Pasar Serpong rapi dan arus lalu lintas lancar.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, Rabu, 27 Agustus 2025 pagi dirinya mendatangi Pasar Serpong dan belanjang ke PKL di kasawan tersebut.
”Saya belanja di Pasar Serpong dambil ngobrol dengan PKL dan kedepan mereka akan kita relokasi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 27 Agustus 2025.
Pilar menambahkan, dirinya juga mengecek kondisi di dalam pasar dan dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi dengan tokoh, pedagang dan pihaknya berharap hal itu berjalan lancar.
”Laporan dari camat komunikasi sudah dilakukan juga dan sudah didata jumlah PKL ada berapa. Ternyata PKL ini ada, shift-shiftnya jualan, ada pagi, siang dan malam dan mereka akan kita tampung kedalam pasar. PKL yang ada di Pasar Serpong ini jumlahnya sekitar 160,” tambahnya.
Pihaknya juga minta kepada Perseroda PITS agar melakukan pembenahan fasilitas didalam pasar, baik parkir maupun toiletnya. ”Tadi saya cek satu-satu mana kios yang kosong, mana yang punya warga tapi pemiliknya tidak ada,” jelasnya.
Menurutnya, relokasi PKL akan dilakukan kedalam bangunan utama Pasar Serpong dan masih ada kios yang kosong dengan jumlah sekitar 100 lebih. ”Ada hak guna sampai 2028, setelah itu Pasar Serpong akan kita tata ulang. Tinggal kebijakan pak wali apakah dibangun ulang atau ditata ulang,” tuturnya.
Pria tang juga menjabat Ketua PSSI Banten tersebut mengaku, sudah waktunya Pasar Serpong ditata dan belum lama ini Pasar Ciputat sudah dilakukan meskipun masih ada tahap berikutnya.
”Pasar serpong akan ditata juga karena kerap terjadi macet. Pedagang pasar Serpong banyak dari Pandeglang, Rangkas Bitung, Bogor dan mereka cari makan di Serpong. Silahkan manfaatkan dan itukan untuk keluarga,” terangnya.
”Berdagang itu bagus tapi, catatannya jangan merugikan pengguna jalan, jangan menyalahi atura pemda dan mereka nanti kita ajak masuk kedalam dan gunakan kios yang ada,” tuturnya.
Pilar berharap, relokasi dapat dilakukan mulai September mendatang. ”Diharapkan nantinya pegadangg happy, pengunjung happy, pemkot happy dan pengguna jalan juga happy,” tuturnya.
Pilar mengaku, nantinya juga ada program Gubernur Banten melalui RPJMD Banten sudah dicanangkan terkait pemabangunan flyover Pasar Serpong dan underpass Pasar Jombang. ”Dari sekarang kita tata dan waktunya pas,” katanya. (bud)