Lapak Barbek di Ciledug Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan api yang tengah menatap lapak rongsokan di wilayah Ciledug, Rabu 7 Januari 2026.- Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Lapak barang bekas (Barbek) di Jalan Raden Fattah, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, ludes terbakar, Rabu siang, 7 Januari 2026.
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik di lantai dua bangunan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengungkapkan, berdasarkan laporan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Ciledug, informasi kebakaran diterima dari warga pada pukul 11.35 WIB. Petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.47 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.55 WIB.
”Proses pemadaman berlangsung cukup lama akibat banyaknya material yang mudah terbakar di dalam lapak rongsokan,” ungkap Mahdiar dalam keterangannya, kemarin.
”Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.15 WIB,” sambungnya.
Mahdiar menyampaikan, dalam penanganan kebakaran tersebut, pihaknya mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah. diantaranya dari Mako BPBD, Pos Pinang, dan UPT Ciledug. Selain itu, adanya bantuan armada sekaligus petugasnya dari Kota Tangerang Selatan dan Mako Joglo, DKI Jakarta.
Sebanyak 30 personel diterjunkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
”Lokasi kebakaran berada di kawasan yang cukup padat dan memiliki risiko tinggi, makanya kami mengerahkan personel dengan armada yang cukup tinggi dibantu dari DKI Jakarta dan Tangsel,” ungkapnya.
Lapak rongsokan yang ludes dilalap api tersebut diketahui milik Hj. Khairiyah. Total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Petugas juga masih melakukan pendalaman penyebab pasti kebakaran.
Mahdiar menegaskan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.
“Alhamdulillah, dalam insiden kebakaran lapak rongsokan ini tidak terdapat korban jiwa. Petugas bergerak cepat sehingga api dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Dia menyampaikan, seluruh personel pemadam kebakaran kembali ke posko sekira pukul 16.50 WIB setelah memastikan kondisi lokasi aman. Petugas juga melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Mahdiar juga mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menekankan pentingnya ketersediaan alat pemadam api ringan di setiap lokasi usaha.
”Kami berharap insiden ini menjadi pelajaran dan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terutama lapak-lapak limbah, agar memiliki APAR di setiap tempat usaha,” pungkasnya. (ziz)
Sumber:

