BJB NOVEMBER 2025

Lapak Barbek di Ciledug Ludes Terbakar

Lapak Barbek di Ciledug Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan api yang tengah menatap lapak rongsokan di wilayah Ciledug, Rabu 7 Januari 2026.- Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Lapak ba­rang bekas (Barbek)  di Jalan Raden Fattah, Kelurahan Pa­rung Serab, Kecamatan Cile­dug, Kota Tangerang, ludes terbakar, Rabu siang, 7 Januari 2026. 

Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik di lantai dua bangunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar meng­ung­kapkan, berdasarkan la­po­ran UPT Pemadam Keba­karan dan Penyelamatan Pos Ciledug, informasi kebakaran diterima dari warga pada pu­kul 11.35 WIB. Petugas lang­sung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.47 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.55 WIB.

”Proses pemadaman ber­langsung cukup lama akibat banyaknya material yang mu­dah terbakar di dalam la­pak rongsokan,” ungkap Mah­diar dalam keterangannya, kemarin.

”Api baru berhasil dipadam­kan sepenuhnya pada pukul 16.15 WIB,” sambungnya.

Mahdiar menyampaikan, dalam penanganan kebakaran tersebut, pihaknya mengerah­kan 10 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai wi­layah. diantaranya dari Mako BPBD, Pos Pinang, dan UPT Ciledug. Selain itu, adanya bantuan armada sekaligus petugasnya dari Kota Tange­rang Selatan dan Mako Joglo, DKI Jakarta.

Sebanyak 30 personel diter­junkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. 

”Lokasi kebakaran berada di kawasan yang cukup padat dan memiliki risiko tinggi, makanya kami mengerahkan personel dengan armada yang cukup tinggi dibantu dari DKI Jakarta dan Tangsel,” ung­kap­nya.

Lapak rongsokan yang ludes dilalap api tersebut diketahui  milik Hj. Khairiyah. Total ke­rugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Petugas juga masih melakukan pendalaman penyebab pasti kebakaran.

Mahdiar menegaskan, bahwa ti­dak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.

“Alhamdulillah, dalam insi­den kebakaran lapak rong­sokan ini tidak terdapat korban jiwa. Petugas bergerak cepat sehing­ga api dapat diken­da­likan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar­nya.

Dia menyampaikan, seluruh personel pemadam kebakaran kembali ke posko sekira pukul 16.50 WIB setelah memastikan kondisi lokasi aman. Petugas juga melakukan proses pen­dinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Mahdiar juga mengimbau para pelaku usaha untuk me­ningkatkan kewaspadaan ter­­ha­dap potensi kebakaran. Ia menekankan pentingnya ke­tersediaan alat pemadam api ringan di setiap lokasi usaha.

”Kami berharap insiden ini menjadi pelajaran dan masya­rakat dapat meningkatkan kewaspadaan terutama lapak-lapak limbah, agar memiliki APAR di setiap tempat usaha,” pungkasnya. (ziz)

Sumber: