Dindikbud Bakal Rehab 40 Sekolah
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dindikbud Kabupaten Serang Christiansyah Pagua Amran saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/4). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, tahun ini bakal melakukan rehabilitasi terhadap 40 sekolah di Kabupaten Serang. Anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rinciannya, untuk SDN ada 25 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp9,5 miliar, lalu SMPN ada 14 sekolah dengan total anggaran Rp10,8 miliar, dan PAUD hanya satu di TK Pembina Kramatwatu yang menghabiskan anggaran Rp208 juta.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan pada Dindikbud Kabupaten Serang, Christiansyah Pagua Amran mengatakan, sekolah-sekolah yang akan direhabilitasi menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan, difokuskan pada sekolah yang mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga berat, seperti ruang kelas, atap bangunan, lantai, kamar WC, serta fasilitas penunjang lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidiknya, dan akan diperbaiki sesuai tingkat kerusakannya.
"Kita hanya rehabilitasi sekolah-sekolah dengan kategori rusak sedang hingga berat, ruang kelas rusak dan bangun ruang kelas baru, kita perbaiki," katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/4).
Christiansyah merincikan, untuk SDN ada 25 sekolah dengan total anggarannya Rp9,5 miliar, rehabilitasi ruang kelas, membangun ruang kelas baru, pagar sekolah, pembangunan toilet, atap sekolah dan pembangunan perpustakaan sekolah. "Jadi menu rehabilitasinya macam-macam ada perbaikan atap sekolah, ruang kelas, toilet atau WC, pagar sekolah, perpustakaan dan ada juga pembangunan ruang kelas baru," ujarnya.
Selanjutnya, kata Christiansyah, untuk yang SMPN ada 14 sekolah akan dilakukan rehabilitasi dengan anggarannya sebesar Rp10,8 miliar, digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, atap sekolah, pembangunan ruang kelas baru, dan perpustakaan.
"Semua itu akan kita rehabilitasi untuk SMPN, dan untuk PAUD hanya satu di TK Pembina Kramatwatu, membangun perpustakaan dengan total anggaran Rp208 juta," ucapnya.
Dikatakan Christiansyah, saat ini prosesnya sedang pemilihan konsultan perencana, apabila telah selesai dilanjutkan dengan pembuatan Detail Engineering Design (DED) sampai pembangunan fisiknya.
Pihaknya menargetkan di Juni nanti pembangunan fisiknya sudah dimulai, supaya di November semua sekolah selesai direhabilitasi.
"Paling lambat November sudah bisa selesai semuanya, karena maksimal empat bulan harus sudah selesai pembangunannya, maka kita targetkan Juni dimulai, semoga aja lancar tanpa ada hambatan," tuturnya.
Christiansyah mengatakan, jumlah rehabilitasi sekolah tahun ini lebih banyak daripada tahun sebelumnya, yang hanya 10 sekolah lima SDN dan lima SMPN dengan total anggaran Rp3,5 miliar.
"Tahun ini bisa lebih banyak bisa kita lakukan rehabilitasi sekolah, karena semakin banyak sekolah yang kita perbaiki dapat mengurangi jumlah sekolah rusak di Kabupaten Serang," katanya. (agm)
Sumber:
