BJB FEBRUARI 2026

Tugu Perjuangan di Alun-alun Akan Diganti

Tugu Perjuangan di Alun-alun Akan Diganti

Kondis Monumen Perjuangan Masyarakat Banten di kawasan Alun-alun Kota Serang. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan meng­ganti Monumen Perjuangan Masyarakat Banten di kawasan Alun-alun Kota Serang dengan ikon baru yang dinilai lebih representatif. Kebijakan ini menjadi bagian dari program revitalisasi menyeluruh ka­wasan Alun-alun Kota Serang.

Ketua Satgas Percepatan Pem­ba­ngunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, me­­ngatakan penyesuaian ter­ha­dap tugu perjuangan dilakukan agar selaras dengan konsep penataan kawasan terpadu yang tengah disiapkan pemerintah.

“Tugu pahlawan akan dise­suai­kan, kemungkinan diganti dengan konsep yang lebih sesuai dengan desain kawas­an,” ujarnya, Senin (6/4).

Menurutnya, ikon baru yang akan dibangun nantinya me­representasikan identitas Kota Serang, yakni perpaduan un­sur ulama, umaro, dan ma­syarakat. Hal ini diharapkan mampu memperkuat karak­ter daerah sekaligus menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Pena­taan Ruang (DPUPR) Kota Se­rang juga tengah menyiap­kan revitalisasi alun-alun de­ngan fokus pada peningkat­an fasilitas publik yang selama ini dinilai belum memadai.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh tanpa meng­hilangkan fungsi utama alun-alun sebagai ruang publik.

“Ke depan akan kita perbaiki, ter­utama fasilitas-fasilitas yang selama ini dianggap ku­rang memadai,” katanya.

Dalam konsep baru tersebut, Pemkot juga akan menam­bahkan ikon khas berupa air mancur menari dengan orna­men golok Banten sebagai ciri khas baru kawasan.

Selain itu, berbagai fasilitas publik seperti area bermain anak, ruang terbuka, hingga sarana olahraga tetap diper­tahankan sesuai ketentuan. Bahkan, pemerintah meren­ca­nakan inovasi berupa pe­nye­diaan fasilitas air minum siap konsumsi bagi masyarakat.

“Fasilitas olahraga tetap ha­rus ada, termasuk area upacara untuk kegiatan resmi peme­rintah,” jelasnya.

Perubahan juga akan menya­sar desain kawasan, termasuk rencana penggantian bentuk kubah yang akan disesuaikan menyerupai kubah Masjid Agung Banten sesuai arahan Wali Kota Serang.

Dari sisi penunjang, Pemkot turut menyiapkan kebutuhan lahan parkir untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk di kawasan sekitar alun-alun. Sementara itu, gedung olah­raga (GOR) direncanakan di­pin­dahkan ke kawasan sta­dion, namun pembongkaran baru akan dilakukan setelah fasilitas pengganti tersedia.

Pemkot menegaskan, pena­taan ulang hanya dilakukan terhadap bangunan yang tidak berstatus cagar budaya. De­ngan revitalisasi ini, kawasan Alun-alun Kota Serang diha­rapkan menjadi ruang publik yang lebih modern, ter­integ­rasi, nyaman, serta memiliki identitas kuat sebagai pusat aktivitas masyarakat. (ald)

Sumber: