Tugu Perjuangan di Alun-alun Akan Diganti
Kondis Monumen Perjuangan Masyarakat Banten di kawasan Alun-alun Kota Serang. (ALDI ALPIAN INDRA/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mengganti Monumen Perjuangan Masyarakat Banten di kawasan Alun-alun Kota Serang dengan ikon baru yang dinilai lebih representatif. Kebijakan ini menjadi bagian dari program revitalisasi menyeluruh kawasan Alun-alun Kota Serang.
Ketua Satgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan penyesuaian terhadap tugu perjuangan dilakukan agar selaras dengan konsep penataan kawasan terpadu yang tengah disiapkan pemerintah.
“Tugu pahlawan akan disesuaikan, kemungkinan diganti dengan konsep yang lebih sesuai dengan desain kawasan,” ujarnya, Senin (6/4).
Menurutnya, ikon baru yang akan dibangun nantinya merepresentasikan identitas Kota Serang, yakni perpaduan unsur ulama, umaro, dan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu memperkuat karakter daerah sekaligus menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.
Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang juga tengah menyiapkan revitalisasi alun-alun dengan fokus pada peningkatan fasilitas publik yang selama ini dinilai belum memadai.
Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh tanpa menghilangkan fungsi utama alun-alun sebagai ruang publik.
“Ke depan akan kita perbaiki, terutama fasilitas-fasilitas yang selama ini dianggap kurang memadai,” katanya.
Dalam konsep baru tersebut, Pemkot juga akan menambahkan ikon khas berupa air mancur menari dengan ornamen golok Banten sebagai ciri khas baru kawasan.
Selain itu, berbagai fasilitas publik seperti area bermain anak, ruang terbuka, hingga sarana olahraga tetap dipertahankan sesuai ketentuan. Bahkan, pemerintah merencanakan inovasi berupa penyediaan fasilitas air minum siap konsumsi bagi masyarakat.
“Fasilitas olahraga tetap harus ada, termasuk area upacara untuk kegiatan resmi pemerintah,” jelasnya.
Perubahan juga akan menyasar desain kawasan, termasuk rencana penggantian bentuk kubah yang akan disesuaikan menyerupai kubah Masjid Agung Banten sesuai arahan Wali Kota Serang.
Dari sisi penunjang, Pemkot turut menyiapkan kebutuhan lahan parkir untuk mendukung aktivitas masyarakat, termasuk di kawasan sekitar alun-alun. Sementara itu, gedung olahraga (GOR) direncanakan dipindahkan ke kawasan stadion, namun pembongkaran baru akan dilakukan setelah fasilitas pengganti tersedia.
Pemkot menegaskan, penataan ulang hanya dilakukan terhadap bangunan yang tidak berstatus cagar budaya. Dengan revitalisasi ini, kawasan Alun-alun Kota Serang diharapkan menjadi ruang publik yang lebih modern, terintegrasi, nyaman, serta memiliki identitas kuat sebagai pusat aktivitas masyarakat. (ald)
Sumber:
