BJB FEBRUARI 2026

SDN Slapajang II Sambut Siswa Pasca Libur Idulfitri

SDN Slapajang II Sambut Siswa Pasca Libur Idulfitri

KEMBALI AKTIF: Siswa SDN Slapajang, akan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026 usai libur Idulfitri beberapa waktu lalu.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Slapajang II, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menyambut kem­ba­li­nya siswa ke sekolah setelah menjalani libur Hari Raya Idulfitri. Berbagai kegiatan telah disiapkan guna mengawali kembali aktivitas pembelajaran dengan suasana kebersamaan dan semangat baru.

Kegiatan tersebut bertujuan mem­pererat tali silaturahmi antara siswa dengan guru, siswa dengan siswa, serta guru dengan guru, setelah merayakan Idulfitri bersa­ma keluarga masing-masing.

Kepala SDN Slapajang II Dedeh Erawati mengatakan, hari pertama masuk sekolah akan diawali de­ngan pelaksanaan upacara ben­dera yang sebelumnya sempat ditiadakan selama Ramadan. Upa­cara tersebut menjadi mo­mentum untuk menanamkan kembali kedisiplinan serta sema­ngat belajar siswa.

“Selama bulan Ramadan ke­giatan upacara bendera memang kami liburkan. Ini agar siswa dapat lebih fokus menjalankan ibadah puasa. Setelah libur Idulfitri, ke­giatan ini kembali dilaksanakan sebagai bentuk pembiasaan di­siplin dan pembentukan karakter siswa,” ujar Dedeh Erawati kepada Tangerang Ekspres, Minggu (29/3).

Menurut Dedeh, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendi­dikan karakter bagi siswa,  untuk saling memaafkan dan memper­kuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.

“Kami ingin menghadirkan sua­sana sekolah yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui halal bihalal, siswa belajar tentang pentingnya saling memaafkan, menghargai sesama, serta mem­bangun hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, momentum pasca Idulfitri diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi siswa untuk kembali fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah juga telah memastikan kesiapan guru serta lingkungan sekolah agar proses pembelajaran berjalan kondusif sejak hari per­tama masuk.

“Kami sudah melakukan per­siapan, baik dari sisi kebersihan lingkungan sekolah maupun ke­siapan tenaga pendidik. Harapan­nya, siswa datang dengan sema­ngat baru, energi baru, dan mo­tivasi yang lebih tinggi untuk be­lajar,” katanya.

Dedeh juga mengimbau kepada seluruh siswa agar kembali me­nerapkan kebiasaan positif yang telah dilakukan selama bulan Ramadan, seperti menjaga sikap sopan santun, disiplin waktu, serta meningkatkan rasa tang­gung jawab terhadap tugas se­kolah.

“Nilai-nilai baik yang su­dah dibangun selama Ramadan jangan sampai hilang. Justru harus men­jadi kebiasaan sehari-hari di se­kolah, sehingga karakter siswa semakin terbentuk dengan baik,” ungkapnya.(ran)

Sumber: