SDN Slapajang II Sambut Siswa Pasca Libur Idulfitri
KEMBALI AKTIF: Siswa SDN Slapajang, akan kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026 usai libur Idulfitri beberapa waktu lalu.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Slapajang II, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menyambut kembalinya siswa ke sekolah setelah menjalani libur Hari Raya Idulfitri. Berbagai kegiatan telah disiapkan guna mengawali kembali aktivitas pembelajaran dengan suasana kebersamaan dan semangat baru.
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi antara siswa dengan guru, siswa dengan siswa, serta guru dengan guru, setelah merayakan Idulfitri bersama keluarga masing-masing.
Kepala SDN Slapajang II Dedeh Erawati mengatakan, hari pertama masuk sekolah akan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang sebelumnya sempat ditiadakan selama Ramadan. Upacara tersebut menjadi momentum untuk menanamkan kembali kedisiplinan serta semangat belajar siswa.
“Selama bulan Ramadan kegiatan upacara bendera memang kami liburkan. Ini agar siswa dapat lebih fokus menjalankan ibadah puasa. Setelah libur Idulfitri, kegiatan ini kembali dilaksanakan sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan pembentukan karakter siswa,” ujar Dedeh Erawati kepada Tangerang Ekspres, Minggu (29/3).
Menurut Dedeh, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa, untuk saling memaafkan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.
“Kami ingin menghadirkan suasana sekolah yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui halal bihalal, siswa belajar tentang pentingnya saling memaafkan, menghargai sesama, serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, momentum pasca Idulfitri diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi siswa untuk kembali fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah juga telah memastikan kesiapan guru serta lingkungan sekolah agar proses pembelajaran berjalan kondusif sejak hari pertama masuk.
“Kami sudah melakukan persiapan, baik dari sisi kebersihan lingkungan sekolah maupun kesiapan tenaga pendidik. Harapannya, siswa datang dengan semangat baru, energi baru, dan motivasi yang lebih tinggi untuk belajar,” katanya.
Dedeh juga mengimbau kepada seluruh siswa agar kembali menerapkan kebiasaan positif yang telah dilakukan selama bulan Ramadan, seperti menjaga sikap sopan santun, disiplin waktu, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap tugas sekolah.
“Nilai-nilai baik yang sudah dibangun selama Ramadan jangan sampai hilang. Justru harus menjadi kebiasaan sehari-hari di sekolah, sehingga karakter siswa semakin terbentuk dengan baik,” ungkapnya.(ran)
Sumber:

