BJB FEBRUARI 2026

Survei SPI: Mayoritas Warga Puas Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Survei SPI: Mayoritas Warga Puas Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Koordinator Riset SPI, Siti Nur Aisyah.--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Mayoritas ma­syarakat Kota Serang me­nyatakan puas terhadap ki­nerja pemerintah daerah yang di­pimpin oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia pada tahun pertama masa jabatan. Hal tersebut terungkap dalam hasil Survei Kepuasan Publik yang dirilis Survei Politik Indonesia (SPI).

Survei yang dilakukan pada Februari hingga Maret 2026 itu melibatkan 384 responden warga Kota Serang yang me­rupakan pembayar pajak daerah. Secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah berada pada kisaran 65 hingga 74 persen pada berbagai in­dikator yang diukur.

Koordinator Riset SPI, Siti Nur Aisyah yang akrab disapa Aca, mengatakan mayoritas masya­rakat memberikan pe­nilaian positif terhadap kinerja pe­merintah Kota Serang mes­kipun tingkat kepuasannya masih berada pada kategori moderat.

“Mayoritas masyarakat mem­berikan penilaian positif terha­­dap kinerja pemerintah dae­rah. Namun tingkat kepuasan ini masih berada pada kategori moderat. Artinya, publik me­ng­akui adanya kerja dan upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah, tetapi pada saat yang sama masyarakat juga memiliki ekspektasi yang lebih tinggi terhadap hasil dan dam­pak kebijakan ke depan,” ujarnya.

Dari sejumlah indikator yang diukur, pembangunan in­fra­struktur menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi. Survei mencatat indeks ke­puasan terhadap pemba­ngun­an infrastruktur dan pem­bangunan daerah mencapai 74 persen.

Selain itu, beberapa sektor pelayanan publik lainnya juga mendapat penilaian cukup baik dari masyarakat. Layanan kesehatan dan pertumbuhan ekonomi daerah masing-masing memperoleh tingkat kepuasan sebesar 67 persen, sementara layanan pendidikan berada pada angka 65 persen.

Meski demikian, sektor pen­didikan menjadi indikator de­ngan tingkat kepuasan paling rendah dalam survei tersebut. Sekitar 35 persen responden masih menyam­paikan pe­nilaian negatif, ter­utama terkait ketimpangan akses serta kualitas layanan pendidikan di sejumlah wilayah.

Menurut Aca, hasil survei ini juga menunjukkan adanya sinergi kepemimpinan antara wali kota dan wakil wali kota dalam menjalankan pemerin­tahan daerah. “Indeks kepuasan kedua pemimpin daerah ini relatif berdekatan. Ini menun­jukkan adanya sinergi kepe­mimpinan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam menjalankan pemerintahan serta dalam merespons kebu­tuhan ma­syarakat,” jelasnya.

Meski mayoritas responden menyatakan puas, survei ter­sebut juga mencatat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satunya terkait peme­rataan pembangunan infra­struktur yang dinilai masih belum sepenuhnya dirasakan di seluruh wilayah Kota Serang.

“Meskipun tingkat kepuasan terhadap pembangunan infra­struktur mencapai 74 persen, masih terdapat sekitar 26 per­sen responden yang me­nya­takan kurang puas. Ini menunjukkan pembangunan memang sudah berjalan, tetapi persebarannya belum sepe­nuhnya merata,” kata Aca.

Selain itu, SPI juga menilai pertumbuhan ekonomi daerah perlu lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebanyak 67 persen res­ponden menilai pertumbuhan ekonomi daerah positif. Na­mun sebagian besar berada pada kategori puas, bukan sangat puas. Ini menunjukkan masyarakat melihat adanya perkembangan, tetapi dam­paknya belum sepenuhnya terasa secara nyata dalam kehidupan ekonomi sehari-hari,” ujarnya.

SPI juga merekomendasikan agar pemerintah daerah mem­perkuat komunikasi publik sehingga masyarakat dapat lebih memahami program dan capaian pembangunan yang telah dilakukan.

Menurut SPI, peningkatan pemerataan pembangunan, perbaikan kualitas layanan pendidikan, serta penguatan komunikasi publik menjadi faktor penting untuk mening­katkan tingkat kepuas­an ma­syarakat pada periode be­rikutnya. (rel)

Sumber: