diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Awal Tahun, Penerimaan Pajak di Banten Capai Rp5,50 Triliun

Awal Tahun, Penerimaan Pajak di Banten Capai Rp5,50 Triliun

SAMPAIKAN: Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh menyampaikan materi terkait SPT Tahunan di kantor KPP Pondok Aren, belum lama ini.(Kanwil DJP Banten For Tangerang Ekspres)--

 

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Banten mencatat, hingga 31 Januari 2026 penerimaan pajak di Banten mencapai sebesar Rp5,50 triliun atau 5,84 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp94,07 triliun.

Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh, mengatakan, penerimaan pajak di Provinsi Banten mencatatkan hasil yang positif.  Adapun realisasi penerimaan pajak perkelompok jenis pajak bahwa realisasi penerimaan PPh Non Migas sebesar 5,01 persen, PPN dan PPnBM sebesar 7,24 persen, dan PBB dan BPHTB sebesar 2,25 persen.

"Kontribusi penerimaan pajak Kanwil DJP Banten ditopang oleh jenis pajak PPN Dalam Negeri sebesar 34,92%, PPN Impori sebesar 33,64%, dan PPh Pasal 21 sebesar 12,69%," katanya dalam keterangan, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, terdapat sembilan KPP yang mencatat pertumbuhan neto positif pada awal tahun ini. Namun masih ada tiga KPP yang mengalami penurunan kinerja dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya."Untuk realisasi penerimaan pajak tertinggi dicapai oleh KPP Pratama Tigaraksa sebesar 7,82% dan pertumbuhan terbaik dicapai oleh KPP Pratama Pandeglang sebesar 54,7%," ujarnya.

Berikut adalah rincian capaian 12 Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Banten:

1. KPP Madya Tangerang: Mencatat realisasi sebesar Rp 1,50 T (6,49% dari target) dengan pertumbuhan positif sebesar 4,05%.

2. KPP Madya Dua Tangerang: Meraih realisasi Rp 1,47 T (5,52% dari target), namun mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar -4,24%.

3. KPP Pratama Tigaraksa: Mencapai realisasi Rp 0,71 T dengan persentase capaian target tertinggi di Banten sebesar 7,82%, serta tumbuh 14,03%.

4. KPP Pratama Tangerang Timur: Membukukan realisasi sebesar Rp 0,40 T (7,21% dari target) dengan pertumbuhan 21,10%.

5. KPP Pratama Kosambi: Mencatat realisasi Rp 0,33 T (4,98% dari target) dengan pertumbuhan signifikan sebesar 37,05%.

6. KPP Pratama Tangerang Barat: Meraih realisasi Rp 0,35 T (7,18% dari target) dengan pertumbuhan 12,04%.

7. KPP Pratama Serpong: Mencatat realisasi Rp 0,25 T (7,12% dari target), namun mengalami kontraksi sebesar -5,88%.

8. KPP Pratama Pondok Aren: Membukukan realisasi Rp 0,13 T (7,12% dari target) dengan kontraksi terdalam sebesar -11,89%.

Sumber: