RSUD Kota Kini Bisa Tangani Jantung dan Stroke
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Fasilitas kesehatan di Kota Tangerang mencatatkan pencapaian penting dalam pelayanan spesialis. RSUD Kota Tangerang yang berlokasi di Modernland, Kecamatan Tangerang, kini secara resmi telah mengoperasikan layanan Catheterization Laboratory atau Cath Lab untuk penanganan penyakit jantung dan stroke.
Kabar baiknya, layanan medis berteknologi tinggi ini sudah dapat diakses oleh seluruh peserta BPJS Kesehatan.
Langkah ini diambil untuk mempercepat respons medis terhadap kasus-kasus kritis seperti serangan jantung mendadak dan penyumbatan pembuluh darah otak (stroke) yang membutuhkan tindakan intervensi cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto menyampaikan apresiasi atas terealisasinya layanan tersebut. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, keberadaan Cath Lab di RSUD Kota Tangerang merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas kesehatan yang mumpuni namun terjangkau.
”Kami di legislatif sangat mendukung penuh langkah RSUD Kota Tangerang. Selama ini, banyak warga yang harus mengantre lama atau dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk tindakan kateterisasi,” kata Turidi saat dihubungi, Senin, 16 Februari 2026.
”Dengan adanya Cath Lab yang melayani pasien BPJS, ini adalah terobosan nyata dalam pemerataan akses kesehatan di Kota Tangerang,” sambungnya.
Turidi mengatakan, layanan Cath Lab ini didukung oleh tim dokter spesialis jantung dan saraf yang ahli, serta peralatan medis mutakhir.
Dia memaparkan, beberapa poin penting terkait operasional Cath Lab ini diantaranya, dapat melayani pemasangan ring jantung (stent) dan prosedur diagnostik pembuluh darah lainnya. Kemudian, Intervensi untuk meminimalisir risiko kelumpuhan permanen pada pasien stroke penyumbatan.
”Yang lebih penting lagi, pasien tidak perlu khawatir mengenai biaya tinggi, asalkan mengikuti prosedur rujukan sesuai ketentuan JKN-KIS,” ujarnya.
Menurut Turidi, DPRD berkomitmen akan terus memantau kualitas pelayanan agar meskipun menggunakan fasilitas BPJS, kenyamanan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama.
”Harapannya, angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke di kota kita bisa ditekan secara signifikan. Kami minta manajemen RSUD untuk terus mensosialisasikan layanan ini agar masyarakat tahu bahwa fasilitas canggih sudah ada di dekat mereka,” pungkasnya. (ziz)
Sumber:
