BJB FEBRUARI 2026

Pemkot Minta Penyerahan Pasar Anyar Dipercepat

Pemkot Minta Penyerahan Pasar Anyar Dipercepat

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemkot Tangerang bergerak cepat memastikan tata kelola Pasar Anyar berjalan optimal pasca-revitalisasi oleh Kementerian PUPR pada 2024 lalu. 

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ruta Ireng mengatakan, Pemkot Tangerang telah mengajukan per­mohonan percepatan penyerahan hibah aset dari Kementerian Pe­kerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Langkah strategis sebagai upaya agar Pemkot Ta­nge­rang memiliki kewenangan penuh dalam mengelola Pasar Anyar yang menjadi jantung perekonomian di Kota Tangerang secara mandiri dan berkelanjutan.

Ruta Ireng menjelaskan, bahwa proses pengajuan aset ini dilakukan oleh Perumda Pasar Kota Tangerang kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Banten sebagai perwakilan kementerian.

”Pasar Anyar baru saja selesai direvitalisasi tahun lalu melalui program Strategi Nasional oleh Ke­menterian PUPR. Penyerahan aset ini sangat krusial bagi kami agar pengelolaan bisa dilakukan seutuhnya oleh Pemkot,” kata Ruta, Senin, 9 Februari 2026. 

”Sebagai jantung ekonomi Tange­rang, pasar ini harus difungsikan secara maksimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peda­gang dan masyarakat,” sambungnya.

Ruta menyampaikan, Pasar Anyar kini hadir dengan wajah baru yang lebih modern dan tertata di atas lahan seluas 24.680 meter persegi. Terdiri dari tiga lantai, gedung ini mampu menampung hingga 1.676 kios dan los dengan pembagian zona yang rapi. Di lantai 1 difokuskan untuk pedagang komoditas basah dan produk kering seperti sembako. Kemudian di lantai 2 merupakan area khusus aksesoris dan pakaian, dan di lantai 3 di lengkapi fasilitas penunjang seperti masjid, sarana olahraga, dan kantin, dan beberapa perkantoran.

Ruta menyebut, aspek keamanan dan kenyamanan juga menjadi prio­ritas. ”Pasar Anyar ini di seluruh sudut sudah dilengkapi dengan CCTV dan petugas keamanan yang siaga, termasuk sistem pemadam kebakaran, jalur evakuasi, hingga ruang terbuka hijau (RTH),” papar­nya.

Meskipun proses hibah sedang berjalan, lanjut Ruta, aktivitas jual beli di Pasar Anyar telah beroperasi sejak  Mei 2025 lalu atas izin dari BPPW Kementerian PU. 

Ruta menambahkan, bahwa Pem­kot Tangerang telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk memanjakan pengunjung.

”Harapan kami ke depan, Pasar Anyar bukan sekadar tempat be­lanja, tapi menjadi destinasi wisata belanja modern. Keunggulannya adalah integrasi transportasi yang sangat memudahkan masyarakat, mulai dari akses Commuter Line, angkot Si Benteng, hingga Bus Tayo,” pungkasnya.

Dengan integrasi moda trans­por­tasi umum ini, Pasar Anyar dipro­yeksikan menjadi pusat perbe­lanjaan ikonik yang ramah lingku­ngan dan efisien bagi warga Tange­rang maupun luar daerah.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang, Dedi Ochen menambahkan, proses percepatan Berita Acara Serah Te­rima (BAST) Pasar Anyar saat ini terus berjalan.

”Proses percepatan BAST Pasar Anyar tengah dilakukan melalui aplikasi SAKTI dari Direktorat Pra­sarana dan ditargetkan rampung pada Februari 2026. Kemudian pa­da awal Maret akan dilakukan tahapan verifikasi usulan hibah oleh Direktorat Prasarana,” tandas Dedi. (ziz)

Sumber: