diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Realisasi PAD 2025 Kabupaten Tangerang , Lampaui Target, Capai Rp5,38 T

Realisasi PAD 2025 Kabupaten Tangerang , Lampaui Target, Capai Rp5,38 T

LAMPAUI TARGET: Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto menegaskan PAD Kabupaten Tangerang 2025 melampaui target yang dicanangkan.(Dok. Bapenda Kabupaten Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Target Penda­patan Asli Daerah (PAD) Kabu­paten Tangerang tahun anggaran 2025 melampaui target yang di­tetapkan dalam APBD Per­ubahan. Realisasi PAD Kabupaten Tangerang mencapai angka 104,60 persen dari target yang dica­nangkan.

Kepala Badan Pendapatan Dae­rah Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto mengatakan, realisasi pendapatan asli daerah dari sisi pajak melampui target yang ditetapkan. Hal ini kata dia, menunjukkan positif pertum­buhan ekonomi masyarakat. 

Kata Budhi, PAD Kabupaten Ta­ngerang  tahun anggaran 2025 di­targetkan sebesar Rp5.148.718.579.714. Di mana, realisasi sebesar Rp5.385.743.187.506,76 atau 104,60 persen. Capaian tersebut berarti PAD melampaui target sebesar Rp237.024.607.793. 

”Capaian ini merupakan kinerja semua pihak yang senantiasa meningkatkan pendapatan dae­rah. Kita intensif melakukan ko­munikasi dan koordinasi de­ngan stakeholder,” jelasnya, Rabu 11 Februari 2026.

Lanjutnya, sektor pajak daerah ditargetkan sebesar Rp4,1 triliun dan realisasi pajak daerah men­capai Rp4,273 triliun atau 103,64 persen.

Rincinya,  realisasi pajak di atas target yakni Pajak Hotel yang di­target Rp56 miliar realisasi Rp60,59 miliar. Lalu, pajak Res­toran target Rp593 miliar realisasi Rp617,62 miliar. Kemudian, pajak Hiburan: target Rp64 miliar reali­sasi Rp72,03 miliar. Kemudian, Pajak Parkir target Rp43 miliar realisasi sebesa Rp46,61 miliar

Selain pajak daerah, kata Budhi realisasi hasil retribusi daerah juga melampaui target. Dari target Rp204.203.623.497, realisasi men­capai Rp229.390.144.881 atau 112,33 persen. 

”Capaian PAD ini memperkuat kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam men­dukung pembiayaan pemba­ngunan daerah, pelayanan publik, serta program prioritas yang menyasar kebutuhan masyarakat,” jelasnya.(sep)

Sumber: