BJB NOVEMBER 2025

SPPG Diminta Jaga Kualitas MBG

SPPG Diminta Jaga Kualitas MBG

Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman usai meresmikan SPPG Sukasari, di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Selasa 27 Januari 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Satuan Pe­la­yanan Makan Bergizi (SPPG) yang ada di Kota Tangerang diminta mampu menjaga ku­a­litas. Sehingga, sajian maka­nan Bergizi Gratis (MBG) me­menuhi tandar pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, seperti pelajar, guru dan ibu hamil.

Hal itu diungkapkan Sekre­taris Daerah (Sekda) Kota Ta­ngerang, Herman Suwar­man usai meresmikan SPPG Sukasari, di Jalan Veteran, Ke­camatan Tangerang, Selasa, 27 Januari 2026.

Terlebih, banyak kasus-kasus di daerah lain yang sempat viral di platform digital bahkan di pemberitaan, bahwa pe­nyajian paket MBG tidak se­suai dengan misinya yakni penambahan gizi penerima manfaat dalam upaya me­ningkatkan kualitas sumber daya manusia.

”SPPG di Kota Tangerang diharapkan membantu me­ningkatkan kualitas SDM di Kota Tangerang melalui tam­bahan gizi bagi siswa dan ibu hamil,”  ujar Herman.

”Kita tidak ingin seperti di daerah lain yang sempat ra­mai. Kami mengimbau agar standar kebersihan dan ma­kanan yang disajikan kualitas gizinya terus dijaga dengan baik,” tegasnya lagi.

Herman juga berharap, keha­diran SPPG di setiap keca­matan dapat terus ditingkatkan un­tuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Ia juga mene­kankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, pene­rima manfaat, dan masyarakat sekitar agar operasional SPPG dapat berjalan lancar.

Dalam peninjauan dapur SPPG Sukasari, Tangerang, Herman ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penyimpanan bahan baku hingga pengemasan, telah sesuai dengan Standar Ope­rasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

”Tadi kami meninjau tempat penyimpanan makanan, tem­pat masak, pengemasan, hing­ga ruang pendukung se­perti ruang ahli gizi, ruang rapat, dan tempat istirahat relawan. Alhamdulillah, se­mua­nya sudah sesuai SOP,” ujar Herman.

Dia menambahkan, Pemkot Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mening­katkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat. 

Salah satunya, SPPG yang berada di lingkungan pusat pendidikan Sukasari ini dipro­yeksikan untuk melayani ke­butuhan gizi ribuan siswa ser­ta kelompok masyarakat rentan lainnya.

Menurutnya, bahwa lokasi SPPG ini sangat strategis ka­rena berada di kawasan seko­lah, mulai dari tingkat SD hing­ga SMA. SPPG tersebut mampu melayani sekitar 3.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

”SPPG ini menyasar pene­rima manfaat yaitu, siswa se­kolah, para guru dan ibu hamil di wilayah sekitar,” ujar Herman.

”Saat ini, tingkat layanannya dilaporkan telah mencapai 95 persen,” pungkasnya.

Ditanya jumlah SPPG di Kota Tangerang yang sudah ber­operasi, Herman menyebut belum mendapatkan data ter­sebut. Namun, hingga kini masih ada SPPG yang tengah berproses untuk segera di­operasikan.

Sumber: