SPPG Diminta Jaga Kualitas MBG
Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman usai meresmikan SPPG Sukasari, di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Selasa 27 Januari 2026.-Abdul Aziz Muslim/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) yang ada di Kota Tangerang diminta mampu menjaga kualitas. Sehingga, sajian makanan Bergizi Gratis (MBG) memenuhi tandar pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, seperti pelajar, guru dan ibu hamil.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman usai meresmikan SPPG Sukasari, di Jalan Veteran, Kecamatan Tangerang, Selasa, 27 Januari 2026.
Terlebih, banyak kasus-kasus di daerah lain yang sempat viral di platform digital bahkan di pemberitaan, bahwa penyajian paket MBG tidak sesuai dengan misinya yakni penambahan gizi penerima manfaat dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
”SPPG di Kota Tangerang diharapkan membantu meningkatkan kualitas SDM di Kota Tangerang melalui tambahan gizi bagi siswa dan ibu hamil,” ujar Herman.
”Kita tidak ingin seperti di daerah lain yang sempat ramai. Kami mengimbau agar standar kebersihan dan makanan yang disajikan kualitas gizinya terus dijaga dengan baik,” tegasnya lagi.
Herman juga berharap, kehadiran SPPG di setiap kecamatan dapat terus ditingkatkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, penerima manfaat, dan masyarakat sekitar agar operasional SPPG dapat berjalan lancar.
Dalam peninjauan dapur SPPG Sukasari, Tangerang, Herman ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penyimpanan bahan baku hingga pengemasan, telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
”Tadi kami meninjau tempat penyimpanan makanan, tempat masak, pengemasan, hingga ruang pendukung seperti ruang ahli gizi, ruang rapat, dan tempat istirahat relawan. Alhamdulillah, semuanya sudah sesuai SOP,” ujar Herman.
Dia menambahkan, Pemkot Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.
Salah satunya, SPPG yang berada di lingkungan pusat pendidikan Sukasari ini diproyeksikan untuk melayani kebutuhan gizi ribuan siswa serta kelompok masyarakat rentan lainnya.
Menurutnya, bahwa lokasi SPPG ini sangat strategis karena berada di kawasan sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA. SPPG tersebut mampu melayani sekitar 3.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
”SPPG ini menyasar penerima manfaat yaitu, siswa sekolah, para guru dan ibu hamil di wilayah sekitar,” ujar Herman.
”Saat ini, tingkat layanannya dilaporkan telah mencapai 95 persen,” pungkasnya.
Ditanya jumlah SPPG di Kota Tangerang yang sudah beroperasi, Herman menyebut belum mendapatkan data tersebut. Namun, hingga kini masih ada SPPG yang tengah berproses untuk segera dioperasikan.
Sumber:

