BJB NOVEMBER 2025

Sudah 17 Tahun, 2 OPD Masih ’Ngontrak’

Sudah 17 Tahun, 2 OPD Masih ’Ngontrak’

Gedung Perkantoran Pemkot Tangsel di kawasan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Kota Tangsel sudah berusia 17 tahun. Na­mun, ada dua Organisasi Pe­rangkat Daerah (OPD) di daerah ini yang masih me­ngontrak. Karena, belum me­miliki kantor sendiri.

Diketahui, Kota Tangsel ter­bentuk pada 2008 melalui Un­dang-undang Nomor 51 Tahun 2008 yang terbit pada 26 November tahun ini. Jika dihitung dari tanggal berdi­rinya, maka hingga 26 Novem­ber  2025 kota ini sudah ber­usia 17 tahun. Namun, sampai saat ini ada dua OPD di Kota Tangsel yang belum memiliki kantor definif. Kedua OPD tersebut adalah, Dinas Ketena­ga­kerjaan (Dianaker) dan Ba­dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tang­sel.

Saat ini kantor Dinas Ketena­gakerjaan menumpang di kan­tor Depo Arsip milik Dinas Keperpustakaan dan Kear­sipan. Sedangkan Badan Ke­satuan Bangsa dan Politik Kota Tangsel mengontrak ruko di kawasan pertokoan WTC Matahari di Kecamatan Ser­pong Utara.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel Ade Suprizal menga­takan, di kawasan perkantoran Kecamatan Setu akan ditata dan salah satunya akan diba­ngun gedung sekitar 6 lantai untuk kantor Disnaker dan Kesbangpol. 

”Tapi, lokasinya belum tahu pasti titiknya. Bisa saja gedung bekas kantor Kecamatan Setu atau Dinas PU yang dibongkar lalu dibangun ulang. Tapi, kapan dibangunnya kita belum tahu,” ujarnya, Selasa, 26 Ja­nuari 2026.

Sementara itu, Kepala Bidang Ba­ngunan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DC­KTR) Kota Tangsel Maryoto mengatakan, tahun ini pihak­nya akan melakukan pem­bangunan kawasan perkan­toran Kecamatan Serpong. Pembangunan gedung parkir roda dua (motor) RSU Serpong Utara.

”Termasuk membangun pe­nunjang pelayanan publik di Kecamaran Serpong,” ujarnya.

Maryoto menambahkan, pi­hak­nya juga akan memba­ngun gedung untuk beberapa unit pelaksana teknis (UPT), seperti UPT KIR, UPT alat Be­rat (Dinas PU) dan UPT Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT (Disperkimta) di kawasan Sarimulya, Kelurahan Babalan, Kecamatan Setu.

”Tiga UPT ini kemungkinan kantornya berdekatan di lokasi yang sama,” tambahnya.

Maryoto menambahkan, pi­haknya juga akan memba­ngum gedung SMPN 25 dan 26. Termasuk membangun SDN Pondok Ranji 1, SDN Parakan dan SDN Setu. ”Selain itu kita juga akan membangun sarana dan prasarana (Sarpras) yakni pagar dan halaman di SMPN 14, SDN Serpong 2, Benda Baru 2, Pondok Jagung Timur dan lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni me­ngatakan, tahun ini gedung SMPN 25 dibangun di Kelura­han Serua Ciputat, dan SMPN 26 akan dibangun antara di Kecamatan Pamulang atau Ciputat.

”Gedung SMPN ini akam dibangun tiga lantai,” ujarnya.

Deden menambahkan, SDN Pondok Ranji 1, SDN Parakan dan SDN Setu juga akan dire­vitalisasi yang awalnya hanya 1 lantai akan dibangun men­jadi 3 lantai. ”Jadi nantinya yang ada kelas pagi dan siang, kalau sudah seleaai direvita­lisasi semuanya jadi kelas pagi,” tambahnya.

Deden mengungkapkan SDN dan SMPN ini merupakan jawaban dari harapan seluruh guru dan masyarakat. ”Saya juga minta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga bangunan yang telah ada,” tutupnya. (bud/esa)

Sumber: