Lima Kecamatan Dikepung Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang Sudah Siapkan Antisipasi Bantuan
BANJIR: Perumahan di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang diterjang banjir setinggi betis akibat hujan lebat.(BPBD for Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang selama dua hari terakhir pada awal Januari menyebabkan banjir di sejumlah titik pada lima kecamatan. Luapan sungai turut memperparah kondisi sehingga merendam permukiman warga dan akses jalan dengan ketinggian air rata-rata 30 hingga 60 sentimeter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan monitoring lapangan serta pencatatan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.
”BPBD Kabupaten Tangerang segera melakukan pemantauan kondisi banjir di lokasi terdampak sekaligus mendata kebutuhan bantuan yang diperlukan masyarakat,” jelasnya, Senin 5 Januari 2026.
Lanjut Taufik, banjir tercatat melanda delapan desa di lima kecamatan, di antaranya Kecamatan Jayanti, Tigaraksa, Kronjo, Sepatan, dan Rajeg. Beberapa lokasi yang terdampak antara lain Perumahan Taman Cikande dan Kampung Kaman di Kecamatan Jayanti, Kampung Jambu dan Kampung Kuluwung di Desa Cisereh Kecamatan Tigaraksa, Kampung Pasilian Anyar di Kecamatan Kronjo, Kampung Sarakan di Kecamatan Sepatan, serta Perumahan Sukasari Indah Permai dan Perumahan Nuansa Mekarsari di Kecamatan Rajeg.
Menurut Taufik, genangan air cukup mengganggu aktivitas warga, terutama mobilitas dan kegiatan sehari-hari. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
”Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, desa, dan unsur terkait untuk memastikan kondisi tetap terkendali serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan apabila intensitas hujan kembali meningkat,” jelasnya.
Apalagi menurut perkiraan cuaca BMKG wilayah banjir masih diprediksi akan turun hujan hingga hari ini.
Taufik mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan dan bantaran sungai.(sep)
Sumber:

