Poktan Asal Kecamatan Serpong Utara Wakili Tangsel di Tingkat Provinsi Banten

Sekcam Serpong Utara Yulita Tri Pangestuti foto bersama pengurus Poktan Good Farm Paku Jaya. Poktan ini menjadi perwakilan Kota Tangsel dalam ajang lomba Poktan tingkat provinsi.--
TANGERANGEKSPRES.ID - Kelompok Tani (Poktan) Good Farm asal Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, menjadi wakil Kota Tangsel dalam lomba Poktan tingkat Provinsi Banten.
Hal ini terjadi setelah Poktan Good Farm meraih juara satu lomba Poktan Tahun 2024 tingkat Kota Tangsel.
Keberhasilan Poktan Good Farm menjadi yang terbaik di Kota Tangsel tak lepas dari peran serta perangkat pemerintah dalam hal ini Kecamatan Serpong Utara dan Kelurahan Pakujaya. Hal ini disampaikan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Serpong Utara Yulita Tri Pangestuti.
Menurut Lita, sapaan akrab Yulita Tri Pangestuti, keberhasilan Poktan Good Farm meraih juara satu karena kolaborasi yang baik antara pemerintah, swasta dan kelompok warga. Dalam hal ini, kecamatan dan kelurahan mendapat dukungan dari PT Indah Kiat Pulp and Paper dalam pemberdayaan masyarakat.
"Karena kolaborasi antara masyarakat, kelurahan dan kecamatan berjalan dengan baik alhamdulillah, perwakilan Serpong Utara tahun ini mengalami peningkatan prestasi," katanya, Kamis (21/11/2024).
Dijelaskan Lita, pada lomba Poktan Tahun 2023, perwakilan Poktan dari Kecamatan Serpong Utara berhasil menjadi juara 2 tingkat Kota Tangsel. Namun, pada 2024 ini Poktan Good Farm berhasil menjadi juara 1. Sehingga akan mewakili Kota Tangsel dalam Lomba Poktan tingkat Provinsi Banten.
"Selain kecamatan dan kelurahan, kami juga mendapatkan pendampingan dari DKP3 Kota Tangsel dalam melakukan pembinaan terhadap Poktan," terang Lita.
Selain ditunjuk mewakili Kota Tangsel dalam Lomba Poktan tingkat Provinsi Banten, Poktan Good Farm juga diberikan hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta dari penyelenggara dalam hal ini DKP3 Kota Tangsel.
Namun, lanjut Lita, pembinaan yang dilakukan pihaknya terhadap Poktan bukan sebatas mencari gelar juara. Melainkan juga untuk mengajak masyarakat agar tidak melupakan sektor pertanian. Dalam hal ini, bagaimana setiap warga bisa memanfaatkan setiap potensi yang ada untuk menjaga ketahapan pangan minimal di lingkungan keluarganya.
"Apalagi Presiden Prabowo punya program Swasembada Pangan, jadi kita ingin masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk dijadikan pertanian," kata Lita.
Tentunya, lanjut perempuan berhijab ini, pertanian yang bisa dilakukan di wilayah Serpong Utara adalah dengan metode urban farming. Atau, bertani dengan menggunakan konsep hydropnik.
"Walau di Kota Tangsel minim lahan. Kita ingin keberhasilan Poktan Good Farm ini bisa menginspirasi warga lain untuk bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian. Misalnya dengan konsep hydroponik atau metode urban farming lainnya," terang Lita. (*)
Sumber: