SMPN 2 Pagedangan Perkuat Komitmen Menuju Adiwiyata Mandiri
KAMIS BERSIH: Kegiatan Kamis Bersih di SMPN 2 Pagedangan sangat antusias di ikuti oleh para siswa dan guru.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 2 Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui program rutin Kamis Bersih. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kebersihan semata, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi seluruh siswa untuk menanamkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekolah.
Para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan terlihat antusias membersihkan berbagai sudut sekolah. Mulai dari ruang kelas, taman sekolah, selokan, musala hingga area lapangan dan ruang-ruang penunjang lainnya. Dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok untuk memastikan seluruh area sekolah terjaga kebersihannya.
Kepala SMPN 2 Pagedangan Agus Santosa menegaskan, kegiatan Kamis Bersih bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan karakter siswa agar memiliki kesadaran lingkungan yang kuat dan berkelanjutan.
“Kegiatan Kamis Bersih ini adalah bagian dari pendidikan karakter. Kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama. Edukasi ini harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara konsisten,” ujar Agus Santosa saat di temui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Kamis (12/2).
Menurutnya, status Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional yang telah diraih SMPN 2 Pagedangan menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan.
“Kami sudah meraih predikat Adiwiyata Tingkat Nasional. Ini bukan akhir, justru menjadi tantangan bagi kami untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. Karena itu, seluruh siswa kami ajak untuk konsisten dalam menjaga kebersihan, merawat tanaman, mengelola sampah dengan baik, dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan,” jelasnya.
Agus menambahkan, saat ini SMPN 2 Pagedangan tengah mempersiapkan diri untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri, sebuah penghargaan tertinggi dalam program Adiwiyata yang diberikan kepada sekolah yang dinilai mampu menjadi percontohan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“Kami sedang mempersiapkan berbagai aspek untuk menuju Adiwiyata Mandiri. Tidak hanya dari sisi fisik lingkungan sekolah, tetapi juga penguatan kurikulum berbasis lingkungan, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, hingga inovasi-inovasi dalam pengelolaan sampah dan penghijauan. Semua elemen sekolah harus bergerak bersama,” tegasnya.
Ia juga menekankan, pentingnya konsistensi dalam menjalankan program lingkungan. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat Adiwiyata tidak akan berarti apabila tidak dibarengi dengan komitmen jangka panjang.
“Yang terpenting adalah keberlanjutan. Jangan sampai program lingkungan hanya berjalan saat ada penilaian. Kami ingin budaya peduli lingkungan ini benar-benar menjadi kebiasaan sehari-hari siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Inilah esensi pendidikan lingkungan hidup yang sesungguhnya,” ungkap Agus.
Selain kegiatan bersih-bersih, SMPN 2 Pagedangan juga mengintegrasikan edukasi lingkungan dalam proses pembelajaran. Guru-guru didorong untuk mengaitkan materi pelajaran dengan isu-isu lingkungan, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
”Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, SMPN 2 Pagedangan optimistis dapat mempertahankan prestasi sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional sekaligus melangkah menuju predikat Adiwiyata Mandiri. Melalui program Kamis Bersih, kami membuktikan bahwa pendidikan lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang melibatkan seluruh warga sekolah secara berkelanjutan,” tutupnya.(ran)
Sumber:
